Nasional

Intip Spesifikasi dan Harga Pesawat Tecnam P2006T yang Jatuh di BSD

Jakarta – Sebuah pesawat latih jatuh di Kawasan Lapangan Sunburst Bumi Serpong Damai (BSD), Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, pada Minggu (19/5/2024).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan jenis pesawat yang jatuh itu adalah Cessna 172. Namun, Kemenhub kembali memperbaruhi informasi bahwa pesawat sebenarnya adalah jenis Tecnam P2006T.

Adapun tiga penumpang dalam pesawat jenis Tecnam P2006T kode registrasi PK-IFP dari Flying Club Pondok Cabe tersebut dinyatakan tewas. 

Kapolres Tangsel, AKBP Ibnu Bagus Santoso mengungkapkan kronologi singkat jatuhnya pesawat latih sekitar pukul 14.30 WIB itu diketahui berangkat pertama kali dari Bandara Pondok Cabe.

“Telah terjadi kecelakaan pesawat yang dari Pondok Cabe mengalami kecelakaan di wilayah BSD Serpong,” kata Ibnu Bagus Santoso di lokasi kejadian, Minggu, 19 Mei 2024.

Baca juga: Ini Kronologi Singkat Jatuhnya Pesawat Latih di BSD yang Tewaskan 3 Orang

Publik pun dibuat penasaran dengan spesifikasi pesawat jenis Tecnam P2006T. Berikut Infobanknews rangkum dari berbagai sumber. 

Diketahui, pesawat ringan ini berasal dari pabrik kedirgantaraan di Capua, Italia, Costruzioni Aeronautiche Tecnam. Mereka memulai produksi pesawat jenis ini pada tahun 2007 lalu.

Baca juga: Bos Garuda Beberkan Kronologis Mesin Pesawat Haji Terbakar di Makassar

Pesawat Tecnam P2006T sendiri memiliki kekuatan 200 tenaga kuda dengan daya jelajah mencapai 269 km/h. Adapun, jarak yang dapat dijangkau pesawat ini mencapai 2037 km dengan berat barang bawaan mencapai 370 kg.

Dari sisi harga, Tecnam P2006T memiliki harga mulai dari USD625.000 atau sekitar Rp9,9 miliar. Sementara itu, P2006T bekas biasanya dijual seharga USD350.000 (Rp5,5 miliar) hingga USD520.000 (Rp8,3 miliar) pada tahun 2021.

Harga tesebut tentunya tergantung pada kondisi pesawat yang mencakup konfigurasi badan pesawat, mesin, komponen lainnya, total jam terbang, dan lainnya.

Spesifikasi Pesawat Tecnam P2006T

Dinukil laman resmi tecnam.com, intip spesifikasi pesawat Tecnam P2006T yang jatuh di BSD.

  • Kecepatan jelajah maksimal
    145 knot (269 km/jam)
  • Flap down power off
    55 knot (102 km/jam)
  • Jarak lepas landas
    988 kaki (301 m)
  • Tingkat pendakian
    1036 kaki/mnt (5,3 m/dtk)
  • Jarak pendaratan
    1145 kaki (349 m)
  • Jangkauan
    2.037 km
  • Berat lepas landas maksimum
    1230 kg
  • Berat kosong
    680 kg
  • Kapasitas tangki bahan bakar
    240 liter
  • Jenis mesin
    Rotax 912 S3
  • Tenaga mesin
    2×100 hp
  • Konsumsi bahan bakar
    34 liter/jam.

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago