Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat lalu (10/1) berhasil ditutup dengan melanjutkan penguatannya ke level 7.114,95 atau naik 0,71 persen dari dibuka pada level 7.064,58.
Meski begitu, beberapa indeks dalam negeri mengalami pelemahan, dengan IDX30 turun 0,19 persen menjadi 420,89, LQ45 merosot 0,12 persen menjadi 820,43, dan Sri-Kehati melemah 0,14 persen menjadi 368,22. Sedangkan, JII naik 1,18 persen menjadi 476,26.
Selain keempat indeks tersebut, indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi, ikut bergerak turun sebesar 1,07 persen ke posisi 1.123,89.
Baca juga: IHSG Turun ke Level 7.088 Sepekan, 5 Saham Ini Pemicunya
Hampir seluruh saham bank yang masuk ke dalam indeks INFOBANK15 mengalami pelemahan, di antaranya adalah:
Baca juga: BNI Sekuritas Proyeksikan IHSG akan Capai Level 8.200, Ini Alasannya
Sementara itu, hanya saham bank PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang mengalami penguatan sebanyak 0,39 persen ke level Rp2.550.
Adapun, sisanya berakhir ditutup flat yang terlihat dari saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di level Rp2.700, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) pada level Rp214, dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) di level Rp805. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More