Market Update

Intip Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 dalam Sepekan

Poin Penting

  • IHSG ditutup melemah 0,07 persen ke level 8.414,35 pada perdagangan Jumat, 21 November 2025, sejalan dengan pelemahan mayoritas indeks domestik seperti IDX30, LQ45, JII, dan Sri-Kehati.
  • Indeks INFOBANK15 turut turun 0,58 persen ke 1.053,63, mencerminkan tekanan pada saham-saham perbankan berfundamental kuat dan berlikuiditas tinggi.
  • Mayoritas saham bank dalam INFOBANK15 terkoreksi, termasuk BBNI (-1,57 persen), ARTO (-1,52 persen), BBTN (-1,25 persen), BRIS (-1,22 persen), dan BBRI (-0,75 persen)

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 21 November 2025, ditutup pada zona merah ke level 8.414,35 atau melemah 0,07 persen dari level 8.419,91.

Pada perdagangan tersebut, seluruh indeks dalam negeri juga mayoritas bergerak melemah. Rinciannya, IDX30 turun 0,41 persen menjadi 440,24, LQ45 terkoreksi 0,28 persen ke 845,68, JII melemah 0,33 persen menjadi 568,86, dan Sri-Kehati turun 0,11 persen menjadi 384,10.

Kemudian, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi ikut melemah 0,58 persen ke posisi 1.053,63.

Baca juga: IHSG Sepekan Menguat 0,52 Persen, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp15.391 Triliun

Pelemahan indeks itu juga tercermin dari mayoritas saham bank dalam indeks INFOBANK15 yang mengalami pergerakan melemah, diantaranya adalah:

  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) merosot 1,57 persen di level Rp4.390
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 1,52 persen ke level Rp1.950
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melemah 1,25 persen ke level Rp1.185
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) merosot 1,22 persen di posisi Rp2.420
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) turun 0,88 persen ke level Rp224
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melemah 0,75 persen pada level Rp3.960
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) merosot 0,73 persen ke posisi Rp1.360
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun 0,62 persen pada posisi Rp800
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) melemah 0,56 persen ke level Rp1.790
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,30 persen pada posisi Rp8.400.
Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BMRI, BBRI, hingga DSSA

Sementara itu, beberapa saham sisanya mengalami penguatan, antara lain: 

  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) naik 2,98 persen ke posisi Rp865
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) meningkat 0,40 persen pada level Rp2.540
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat 0,20 persen di posisi Rp4.950.

Adapun, ada dua harga saham yang stagnan, seperti PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) di level Rp1.385 dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) parkir di posisi Rp1.035. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

6 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

7 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

8 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

8 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

8 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

8 hours ago