Intip Pergerakan Saham ACRO dan MANG Usai Tercatat di BEI

Jakarta – Harga saham PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (ACRO) dan PT Manggung Polahraya Tbk (MANG) mengalami pergerakan yang beragam setelah secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (11/1)

Berdasarkan statistik RTI Business pada pukul 09.05 WIB pergerakan harga saham ACRO terpantau menguat 21 poin atau 19,44 persen di level Rp129 per saham dari harga penawaran awal Rp108 per saham.

Baca juga: Sinergi Multi Lestarindo (SMLE) Lepas 465,62 Juta Saham, Tawarkan Harga IPO Segini

Lalu, harga saham ACRO sempat bergerak ke level tertingginya pada Rp145 per saham dari level Rp118 per saham sebagai level terendahnya.

Di sisi lain, total frekuensi perdagangan saham ACRO mencapai 10 ribu kali dan volume perdagangan tercatat 95,30 juta saham, serta nilai transaksi harian sebanyak Rp12,18 miliar.

Sedangkan, untuk harga saham MANG pada waktu yang sama mengalami pelemahan sebanyak 10 poin atau 10 persen ke level Rp90 per saham yang sekaligus menjadi level terendahnya dari harga penawaran awal sebesar Rp100 per saham. Namun, MANG sempat menyentuh level tertingginya di Rp110 per saham.

Baca juga: Usai Tercatat di BEI, Begini Pergerakan Harga Saham MSJA dan SMLE

Kemudian, total frekuensi perdagangan saham MANG mencapai dua ribu kali dan volume perdagangan tercatat 37,17 juta saham, serta nilai transaksi harian sebanyak Rp3,41 miliar.

Adapun, ACRO dan MANG resmi melantai di BEI pada hari ini sebagai perusahaan ke-6 dan ke-7 di awal tahun 2024. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

8 mins ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

46 mins ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

2 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

2 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

3 hours ago

Bangkrut Akibat Kredit Macet, Bank Ayandeh Iran Tinggalkan Utang Rp84,5 Triliun

Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More

3 hours ago