Intip Pergerakan Indeks Saham INFOBANK15 dalam Sepekan

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 4 September 2025, ditutup di zona merah ke level 7.867,34 atau terkoreksi 0,23 persen dibanding posisi sebelumnya 7.885,74.

Sejumlah indeks dalam negeri mengalami pergerakan yang variatif. Rinciannya, indeks IDX30 mengalami kenaikan 0,12 persen menjadi 414,74 dan LQ45 menguat 0,14 persen menjadi 799,80.

Sebaliknya, indeks Sri-Kehati turun 0,38 persen menjadi 371,27 dan JII melemah 0,12 persen menjadi 526,04.

Kemudian, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi juga mengalami penurunan 0,03 persen ke posisi 1.042,14.

Baca juga: OJK: Volatilitas Pasar Saham di Akhir Agustus 2025 Bersifat Terbatas

Berdasarkan hal tersebut, berikut sejumlah saham bank dalam indeks INFOBANK15 mengalami pergerakan yang melemah, antara lain:

  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) turun 1,69 persen ke level Rp232
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) merosot 0,91 persen di level Rp4.370
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) melemah 0,91 persen ke level Rp2.170
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 0,74 persen ke level Rp4.000
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) merosot 0,61 persen ke level Rp810
Baca juga: Saham DSSA, ANTM hingga AMMN Jadi Penopang IHSG Selama Sepekan

Lalu, sebagian besar saham lainnya mengalami penguatan, antara lain:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,30 persen ke posisi Rp4.680
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) meningkat 1,20 persen ke level Rp2.540
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menguat 0,88 persen pada level Rp1.710
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik 0,79 persen ke level Rp1.280
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) meningkat 0,43 persen ke posisi Rp1.490
  • PT Bank PAN Indonesia Tbk (PNBN) menguat 0,43 persen ke posisi Rp1.155
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) naik 0,36 persen pada level Rp1.385
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meningkat 0,31 persen ke level Rp8.000.

Adapun, dua saham sisanya bergerak stagnan, dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di posisi Rp2.720 dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) pada level Rp775. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK: Penerapan Universal Banking Bakal Jadi Game Changer Industri Keuangan

Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More

5 hours ago

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

6 hours ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

20 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

21 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

23 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

24 hours ago