News Update

Intip Kinerja Bisnis Emas BSI Setelah Berstatus Bullion Bank

Poin Penting

  • Dalam waktu kurang dari setahun sebagai bank emas, total nasabah bisnis emas BSI telah melampaui 1 juta, terdiri dari 640 ribu nasabah non-bullion dan 530 ribu nasabah bullion.
  • Bisnis emas non-bullion tumbuh 78,60 persen yoy dengan volume Rp22,90 triliun
  • BSI menargetkan peluncuran simpanan emas pada Februari 2026 serta mengkaji izin pembiayaan emas.

Jakarta – Sejak resmi menyandang status sebagai bank emas dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, bisnis emas PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) berhasil menembus sekitar 1 juta nasabah.

Direktur of Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna menuturkan perseroan terus mencatat pertumbuhan jumlah nasabah maupun volume bisnis emas yang cukup baik, mencakup layanan bullion bank, cicil emas, dan gadai emas.

Di sisi produk emas non-bullion seperti cicil emas dan gadai emas, jumlah nasabah saat ini telah mencapai sekitar 640 ribu. Sementara, untuk produk bullion murni, meliputi jual beli emas dan penitipan, jumlah nasabah telah mencapai sekitar 530 ribu.

“Dengan demikian, total nasabah emas BSI saat ini telah mencapai lebih dari 1 juta nasabah. Kami berharap jumlah ini dapat terus meningkat,” ungkap Anton, dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja BSI 2025, secara virtual, Jumat, 6 Februari 2026.

Baca juga: Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Anton menambahkan, di sisi kinerja bisnis emas non-bullion BSI tumbuh 78,60 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan total volume mencapai Rp22,90 triliun. Dari jumlah tersebut, cicil emas mencatatkan volume Rp12,89 triliun atau tumbuh 101,23 persen dan gadai emas mencapai Rp10,02 triliun, naik 56,05 persen.

“Sedangkan pada bisnis bullion bank, sepanjang tahun lalu penjualan emas BSI mencapai 2,2 ton. Ke depan, kami akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai investasi emas sebagai instrumen yang aman dan berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anton mengungkapkan setelah mengantongi tiga izin dasar bullion bank sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 meliputi jual beli emas, penitipan, dan simpanan emas, BSI pun siap memperluas bisnis dengan mengajukan izin pembiayaan emas yang ditargetkan mulai berjalan pada 2026.

“Untuk pembiayaan emas, izin simpanan harus dijalankan terlebih dahulu. InsyaAllah, produk simpanan emas akan mulai diluncurkan pada Februari tahun ini, setelah penyelesaian aspek pencatatan dan pelaporan,” ungkapnya.

Baca juga: BSI Siap Tingkatkan Free Float Saham Jadi 15 Persen

Setelah itu, kata Anton, BSI akan melakukan kajian komprehensif terhadap pengajuan izin pembiayaan emas.

“Apabila hasil kajian menunjukkan risiko yang terkelola dengan baik dan potensi pasar yang memadai, BSI akan segera mengajukan izin tersebut,” lanjutnya.

Anton menyebut BSI juga tengah menyiapkan pengembangan produk turunan, seperti gadai emas berbasis tabungan emas, cicil emas berbasis tabungan emas, serta penguatan bisnis bullion di segmen wholesale, termasuk pengembangan direct sales dan tabungan emas wholesale.

“Kami optimistis sepanjang 2026 akan banyak produk bullion baru yang dapat diluncurkan ke pasar,” pungkasnya. (*) Ayu Utami

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri, PGE Jaga Pasokan Listrik Nasional Tetap Stabil

Poin Penting PGE memastikan operasional pembangkit panas bumi tetap optimal selama periode mudik Idul Fitri… Read More

4 hours ago

Tugu Insurance Siaga 24 Jam, Dukung Perjalanan Mudik Aman dan Nyaman

Poin Penting Tugu Insurance menghadirkan layanan darurat t rex (derek/gendong) untuk membantu pemudik di berbagai… Read More

10 hours ago

Bank Sentral Global Menghadapi Ekspektasi yang Lebih Tinggi: Ke Mana Arah BI-Rate?

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM tayangan https://www.omfif.org/2026/03… Read More

11 hours ago

Jangan Asal Berangkat, Ini 6 Tip Mudik Lebaran agar Aman dan Nyaman

Poin Penting Sebanyak 143,9 juta orang diperkirakan mudik Lebaran, dengan mobil pribadi mendominasi hingga 76,24… Read More

12 hours ago

Transaksi ZISWAF BSI Tembus Rp30 Miliar di Ramadhan 2026, Naik 2 Kali Lipat

Poin Penting Transaksi ZISWAF BSI selama Ramadan 2026 mencapai Rp30 miliar, naik hampir dua kali… Read More

13 hours ago

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

14 hours ago