News Update

Intip Kekayaan Bobby Rasyidin, Dirut Baru KAI

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengangkat Bobby Rasyidin sebagai direktur utama (dirut) baru perseroan. Di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), nama Bobby bukan sosok yang asing. Sejumlah jabatan strategis di perusahaan pelat merah pernah diembannya.

Bobby tercatat pernah dipercaya sebagai Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Tahun (2021-2025) dan Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk sejak Juni 2020.

Posisi strategis lainnya pernah diemban Bobby, yakni Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama pada (2016) dan Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia (2016-2019).

Baca juga: Celios: Pajak Kekayaan 50 Konglomerat RI Bisa Tambah Rp81 Triliun ke Negara

Kemudian, Bobby juga pernah menduduki posisi Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019-2021), Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016-2021), dan Direktur Utama PT Alcatel Lucent Indonesia pada (2012-2015).

Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin

Selain karier yang moncer, Bobby menjadi salah satu pejabat negara yang memiliki harta yang fantastis. Melansir laman LHKPN, Rabu 13 Agustus 2025, Bobby punya harta kekayaan sebesar Rp37,88 miliar. Harta tersebut dilaporkannya pada Tahun: 17 Maret 2025/Periodik – 2024 saat menjabat direktur utama Len Industri.

Harta kekayaan terbesar Bobby berasal dari sembilan aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp21,01 miliar. Selain terbesar di sejumlah wilayah Indonesia, Bobby juga tercatat memiliki aset tanah dan bangunan di Australia yang nilainya mencapai Rp6,97 miliar.

Baca juga: Segini Kekayaan Ricky Perdana Gozali yang Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

Harta kekayaan Bobby lainnya berasal dari alat transportasi dan mesin yang mencapai Rp4,74 miliar. Bobby bisa dibilang punya selera otomotif yang tinggi. Ini tercemin dari koleksi mobil di dalam garasi rumahnya. Lalu, apa saja koleksi mobilnya?

  1. BMW 330I CKD AT Tahun 2016, hasil sendiri Rp685.000.000
  2. Mitsubishi Pajero SP24LDAKAR H4X4 Tahun 2019, hasil sendiri Rp510.000.000
  3. Mercedes Benz E300 AT Tahun 2019, hasil sendiri Rp960.000.000
  4. Jeep Grand Cherokee Night Eagle 4X4 Tahun 2018, hasil sendiri Rp640.578.139
  5. VW T-Cross Tahun 2020, Rp360.000.000
  6. Toyota Alphard Tahun 2024, hasil sendiri Rp1.588.000.000

Masih di dalam laporan LHKPN, Bobby tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp2,44 miliar, kas dan setara kas Rp9,20 miliar, dan harga lainnya Rp1,33 miliar.

Selain itu, Bobby tercatat memiliki utang Rp860,02 juta. Alhasil, jumlah kekayaan Bobby Rasyidin yang baru diangkat jadi dirut KAI baru ini mencapai Rp37,88 miliar. (*)

.

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

7 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

8 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

9 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

9 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

9 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

10 hours ago