Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel, dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis, 21 Agustus 2025.
“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi mengenai OTT di Kemnaker, Kamis, 21 Agustus 2025.
Menurut Fitroh, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan, dan terdapat 10 orang lainnya yang ditangkap bersama Wamenaker.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.
Baca juga: KPK OTT 10 Orang di Kemnaker, Termasuk Wamenaker Immanuel Ebenezer
Di luar OTT, Immanuel Ebenezer dikenal luas di dunia politik. Sosoknya sempat viral saat menanggapi fenomena tagar #KaburAjaDulu yang dianggap nyeleneh.
Publik pun mulai penasaran dengan sosok dirinya, termasuk harta kekayaan milik wamen yang akrab disapa Noel itu.
Baca juga : Intip Kekayaan Bobby Rasyidin, Dirut Baru KAI
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 31 Desember 2024, Noel memiliki total kekayaan senilai Rp17,62 miliar tanpa utang.
Pundi-pundi kekayaannya terdiri dari tanah dan bangunan di berbagai wilayah seperti Depok dan Bogor, Jawa Barat dengan nilai Rp12,1 miliar.
Ia juga memiliki 5 kendaraan yang terdiri dari 4 mobil dan 1 motor dengan nilai total Rp3,3 miliar. Lalu, harta bergerak lainnya Rp109,5 juta, dan kas serta setara kas Rp2,02 miliar.
Baca juga: Segini Kekayaan Dirut Inhutani V Dicky Yuana Rady yang Terjaring OTT KPK
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More
Poin Penting Pendapatan premi asuransi umum sepanjang 2025 naik 4,8% menjadi Rp112,81 miliar. Lini dengan… Read More
Poin Penting Permata Institute for Economic Research (PIER) memproyeksikan kredit perbankan tumbuh sekitar 10 persen… Read More