sports

Intip Harga Pasar Thom Haye, Pencetak Gol Pertama Timnas Indonesia ke Gawang Filipina

Jakarta – Sosok gelandang bertahan Timnas Indonesia, Thom Haye tengah menjadi perbincangan usai mencetak gol ke gawang Filipina dalam laga terakhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Selasa, 11 Juni 2024.

Thom Haye, pemain asal klub SC Heerenveen ini menjadi salah satu pemain yang membobol gawang kiper Filipina Mendoza dengan tendangan jarak jauh di menit ke-34. 

Berkat Thom Haye, skuad Garuda unggul di babak pertama. Kemudian, pada babak kedua disusul sundulan indah Rizky Ridho di menit ke-55.

Baca juga: Adu Harga Pasaran Termahal Pemain Indonesia vs Filipina, Siapa Pemenangnya?

Profil Thom Haye

Memiliki nama lengkap Thom Jan Marius Haye, ia lahir di Amsterdam, Belanda pada 9 Februari 1995. Diketahui, Haye sendiri memiliki darah keturunan Indonesia melalui sang kakek yang berasal dari Solo, Jawa Tengah  dan nenek dari Minahasa, Sulawesi Utara.

Adapun karier Haye di lapangan hijau dimulai saat bergabung di akademi Az dan berhasil menjadi tim utama pada 2014.

Baca juga: Sejarah! Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Sejak saat itu, karier sepak bolanya terus berlanjut di banyak klub di Belanda dan Italia, seperti AZ U19, ADO Den Haag, Lecce, NAC Breda dan kini Heerenveen.

Pada 18 Maret 2024, dirinya telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) melalui proses naturalisasi. 

Harga Pasar Thom Haye

Berdasarkan data laman Transfermarkt, harga pasar Thom Haye senilai Rp54,14 miliar. Nilai ini menjadi yang paling tertinggi di antara para pemain Timnas Indonesia.

Sebab, Haye berhasil mengalahkan harga pasar Calvin Verdonk dan Jay Idzes yang sama-sama memiliki nilai pasaran Rp43,45 miliar. Posisi ketiga dipegang Sandy Walsh senilai Rp22,60 miliar.

Adapun, pemain depan Timnas Indonesia lainnya, yakni Rafael Struick memiliki nilai pasar paling rendah di antara pemain Indonesia senilai Rp1,3 miliar. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

17 mins ago

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

29 mins ago

OJK: Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 T Pacu Kredit Tumbuh hingga 12 Persen

Poin Penting Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya… Read More

42 mins ago

Respons BRI soal Perpanjangan Dana SAL Pemerintah di Himbara

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun di Himbara, disambut positif BRI. Dana… Read More

51 mins ago

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Melemah 0,81 Persen, 450 Saham Terkoreksi

Poin Penting IHSG sesi I ditutup di 8.255,18, turun 0,81% dari pembukaan; 450 saham terkoreksi.… Read More

2 hours ago