News Update

Intip Deretan Tambang Emas Raksasa di Indonesia, Ada yang Beroperasi hingga 2041

Poin Penting

  • Indonesia memproduksi sekitar 48 ton emas per tahun dengan total cadangan 2.600 ton atau 5% dari cadangan emas dunia.
  • Sebanyak 22 tambang emas besar beroperasi di Indonesia, tersebar di Papua, NTB, Sumatera, Sulawesi, dan Maluku Utara.
  • Enam tambang terbesar seperti Grasberg, DMLZ, dan Batu Hijau menjadi penopang utama produksi nasional dengan cadangan jutaan ons dan umur operasi hingga 2041.

Jakarta – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam melimpah, termasuk komoditas emas. Saban tahun, produksi emas RI diperkirakan mencapai 48 ton, dengan total cadangan sekitar 2.600 ton atau setara 5 persen cadangan emas dunia.

Adapun, tambang emas terbesar di Indonesia tersebar di berbagai wilayah, seperti di Papua, Nusa Tenggara Barat, Sumatra, Sulawesi, hingga Maluku Utara. 

Keberadaan tambang-tambang ini pun menjadi penopang produksi emas nasional sekaligus mendukung investasi dan ketersediaan emas fisik di dalam negeri.

Baca juga: Gila! Tambang Emas Ilegal Putar Dana Rp992 Triliun, DPR: Jejaringnya Hidup dan Berkembang

Berdasarkan database GlobalData 2023, seperti dikutip laman Sahabat Pegadaian, ada lebih dari 1.352 tambang emas yang beroperasi di seluruh dunia, dan 22 di antaranya berada di Indonesia.

Kontribusi Tambang Emas bagi Produksi Nasional

Tambang-tambang besar ini menjadi tulang punggung produksi emas nasional dengan kapasitas jutaan ons per tahun serta umur operasi jangka panjang hingga lebih dari satu dekade ke depan.

Berikut enam tambang emas terbesar di Indonesia:

1. Grasberg Block Cave Mine

Grasberg Block Cave Mine berlokasi di Mimika, Papua Tengah, dan dikelola oleh PT Freeport Indonesia.

Tambang bawah tanah ini merupakan bagian dari kompleks Grasberg. Pada 2013, produksinya tercatat sekitar 93.761.000 ons emas. Operasional tambang diproyeksikan berlangsung hingga 2041.

2. Deep Mill Level Zone

Deep Mill Level Zone juga berada di Papua dan dikelola oleh PT Freeport Indonesia.

Pada 2023, DMLZ memproduksi sekitar 63.399.000 ons emas dan diperkirakan beroperasi hingga 2041.

3. Tambang Batu Hijau

Tambang Batu Hijau berlokasi di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dan dikelola oleh PT Amman Mineral Internasional.

Baca juga: Rosan Klaim Tambahan 12 Persen Saham Freeport untuk RI Tanpa Biaya

Pada 2023, Batu Hijau memproduksi sekitar 44.895.000 ons emas dan diperkirakan beroperasi hingga 2030.

4. Proyek Martabe

Tambang emas Martabe terletak di Sumatra Utara dan dimiliki oleh PT United Tractors.

Pada 2023, produksi emas Martabe mencapai sekitar 31.462.000 ons dan diperkirakan beroperasi hingga 2034.

5. Tambang Emas Toka Tindung

Tambang Emas Toka Tindung berada di Sulawesi Utara dan dimiliki oleh Rajawali Corpora.

Pada 2023, Toka Tindung memproduksi sekitar 2.006.000 ons emas dan menjadi proyek penting di kawasan timur Indonesia.

6. Tambang Emas Gosowong

Tambang Emas Gosowong dikelola oleh PT Nusa Halmahera Minerals dengan area operasional mencapai 29.622 hektare.

Sejak 2020, cadangan emas Gosowong meningkat menjadi sekitar 1,4 juta ons dengan estimasi nilai sumber daya Rp70 triliun–80 triliun. Dengan cadangan tersebut, tambang ini diperkirakan beroperasi hingga 10 tahun ke depan. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

6 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

12 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

14 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

20 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

20 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

21 hours ago