Jakarta – Nama Irwan Mussry kini menjadi sorotan usai terseret dugaan kasus korupsi. Suami dari artis Maia Estianty tersebut diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus dengan dugaan penerimaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta Eko Darmanto.
Namun, hingga kini belum diketahui pasti keterkaitan Irwan terhadap kasus yang tengah diusut oleh KPK tersebut.
Irwan Mussry sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha sukses yang menjalankan bisnisnya di berbagai bidang jenis usaha. Tak hanya di dalam negeri, bisnis Irwan ternyata sudah merambah ke luar negeri.
Baca juga: Ini Dia Deretan Artis Terkaya di Indonesia, Ada yang Masuk Forbes?
Penasaran dengan sumber kekayaan Irwan Mussry? Infobanknews coba mengulasnya yang dirangkum berbagai sumber:
Iwan Mussry saat ini merupakan CEO sekaligus Presiden Direktur PT Timerindo Perkasa International. Diketahui, Time International sendiri sudah membuka cabang sebanyak 92 toko di Indonesia.
Usaha jam tangan tersebut telah dibangun orang tua Irwan Mussry sejak 1978. Awalnya, usaha jam tangan ini hanya melayani service centre dan distributor grosir.
Sejak 1984, mereka bekerja sama dengan Timepiece dan Gucci. Hingga akhirnya, bisnis jam tangan ini terus berkembang.
Irwan telah memperkenalkan sejumlah jam tangan mewah. Sebut saja, Channel, Fendi, Berluti, Rolex, Cartier, Chopard, dan Tudor.
Masih di bawah bendera Time International, Irwan Mussry juga mengembangkan bisnis ritel fashion. Brand fashion yang ditawarkannya pun bukan main-main.
Sejumlah brand fashion ternama di dunia dipasarkannya. Di antaranya ada Cartier, TAG Heuer, Fendi, Fossil, Tory Burch, Chopard, Berluti, DIESEL, Valentino, Chanel dan REDValentino, hingga Breitling
Bisnis selanjutnya adalah kosmetik. Iwan Mussry mendatangkan sejumlah merek kosmetik ternama ke Indonesia. Salah satunya merek kosmetik asal Korea Selatan, yakni Laneige dan Innisfree.
Baca juga: 26 Artis Diadukan ke Bareskrim Diduga Promosikan Judi Online, Siapa Saja?
Tak hanya fesyen dan kosmetik, Irwan Mussry juga memiliki bisnis kuliner. Dia memiliki bisnis kuliner mekanan bernama Sweet Monster Popcorn.
Selain di Indonesia, bisnis kuliner ini juga diketahui telah memiliki berbagai cabang di luar negeri, seperti Singapura, Tiongkok, dan Hong Kong.
Terakhir, bisnis yang dijalani Irwan Mussry adalah menjadi produser eksekutif di berbagai film ternama di Indonesia.
Ada sejumlah film yang pernah diproduseri pria berkacamata ini. Di antaranya Susi Susanti: All Love” (2019), “The Raid” (2011), dan “Foxtrot Six” (2012). (*)
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More