News Update

Intiland Setujui Pembagian Dividen Rp20,7 Miliar

Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Intiland Development Tbk (DILD) menyepakati pembagian dividen kepada para pemegang saham.

Menurut Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono menyebutkan, pemegang saham telah memberikan persetujuan untuk penggunaan laba bersih tahun 2018 senilai Rp203,7 miliar.

“Dan dari perolehan laba bersih tersebut, sebesar Rp20,7 miliar dialokasikan untuk dividen atau senilai Rp2 per saham,” jelas dia usai RUPST, di kantornya Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.

Total dividen yang dibagikan kepada pemegang saham tersebut, kata dia, setara dengan 10,2 persen dari perolehan laba bersih perseroan tahun 2018 itu.

“Dan untuk dividen sendiri paling lambat akan dibayarkan pada 14 Juni 2019 nanti,” kata dia.

Sementara untuk sisa laba bersih sebanyak Rp180,9 miliar, kata dia, ditetapkan sebagai laba ditahan dan sebesar Rp2 miliar sebagai cadangan wajib.

Lebih lanjut dia menegaskan, di tengah tantangan di industri properti, perseroan di tahun lalu membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,6 triliun atau naik sebesar 16 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp2,2 triliun.

Untuk laba usaha dan laba bersih tercatat mencapai Rp327 miliar dan Rp203 miliar atau masing-masing mengalami penurunan sebesar 5,2 persen dan 31,6 persen.

“Penurunan kinerja profitabilitas terutama disebabkan oleh menurunnya margin laba kotor dan tingginya beban bunga,” ungkap Archied.

Sementara untuk kinerja keuangan hingga triwulan I-2019 ini, perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha Rp887,6 miliar atau naik sebesar 25 persen dibanding triwulan I-2018 yang mencapai Rp709,2 miliar.

“Sedang untuk laba usaha dan laba bersih perseroan tercatat mencapai Rp156 miliar dan Rp48 miliar,” pungkas dia. (*)

Apriyani

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

11 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

11 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago