Jakarta–PT Intiland Development Tbk membidik pencapaian pendapatan berulang (recurring income) dari proyek investasi bisa naik dua kali lipat dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
“Recurring income sekarang 12%, diharapkan nantinya kontribusi pendapatan berulang bisa sekitar 20-25%. Posisi saat ini pendapatan berulang Intiland sebesar Rp230 miliar atau setara 12%. Dalam lima tahun ke depan, diharapkan kontribusinya naik menjadi Rp500 miliar,” kata Direktur Intiland Development, Archied Noto Pradono, usai RUPST Intiland di South Quarter Tower, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Kontribusi recurring income lanjut Archied nantinya bakal terdiri dari proyek perkantoran, fasilitas, dan kawasan industri.
Beberapa proyek properti tersebut, antara lain perkantoran South Quarter di TB Simatupang, Intiland Tower di Jakarta, Intiland Tower Surabaya, dan Spazio Tower di Surabaya.
“Kita harapkan dengan beroperasinya South Quarter beri kontribusi signifikan dan juga beberapa proyek properti investasi yang sedang konstruksi, seperti Praxis di Surabaya,” terang Archied.
Setidaknya South Quarter, bilang Archied, sudah terisi tenant (penyewa) telah sampai 50%. Penyewa ini diperkirakan bisa memenuhi gedung perkantoran yang terletak di bilangan TB Simatupang, Jakarta Selatan pada Juni-Juli 2016. Kedatangan penyewa diharapkan bisa menarik tenant yang lain dalam mengisi keseluruhan gedung.
“Kita dengan produk inovatif optimis bisa berhasil di TB Simatupang, kita akan menangkap banyak penyewa dalam waktu cepat,” tutupnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Askrindo menjalin kerja sama dengan Pemkab Bone untuk penjaminan suretyship dan asuransi umum… Read More
Poin Penting BRI Life dan RS Awal Bros Group meresmikan fasilitas rawat inap premium The… Read More
Poin Penting Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak Rp1,28 triliun dan laba bersih Rp1,05 triliun di… Read More
Poin Penting Status Indonesia tetap di kategori Secondary Emerging Market versi FTSE Russell dan tidak… Read More
Poin Penting Ancaman siber di Indonesia meningkat tajam pada 2025, dengan jutaan serangan berhasil diblokir… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah ke Rp17.035 per dolar AS, tertekan penguatan dolar AS. Sentimen… Read More