News Update

Intiland Bukukan Marketing Sales Rp966 Miliar di Triwulan I 2018

Jakarta – PT Intiland Development Tbk (Intiland) menargetkan penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp3,3 triliun di sepanjang tahun 2018. Hingga akhir triwulan I 2018, marketing sales Intiland sudah mencapai Rp966 miliar.

“Realisasi marketing sales kita hingga triwulan pertama tahun ini sudah sekitar 29,3 persen dari target yang sebesar Rp3,3 triliun,” kata Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono, di Jakarta, Jumat, 20 April 2018.

Archied optimis target marketing sales tersebut akan tercapai seiring dengan rencana perusahaan yang bakal merilis beberapa proyek baru.

Salah satunya yang sedang disiapkan adalah Tierra, sebuah proyek pengembangan mixed-use & high rise terpadu di kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur.

“Proyek proyek baru tersebut memiliki skala pengembangan cukup besar dan jangka panjang. Akan berdiri diatas area seluas 7,5 hektar, dan pengembangan Tierra dilakukan dalam beberapa tahapan yang meliputi apartemen, gedung perkantoran, komersial, shopping district, hotel, hingga penyediaan area terbuka yang luas,”jelasnya.

Baca juga: Intiland Bagun Fifty Seven Promenade di Triwulan II 2018

Archied menambahkan, bahwa untuk pengembangan tahap pertama meliputi pembangunan dua tower apartemen setinggi 24 lantai dan 14 lantai. Dari dua tower tersebut, perseroan akan memulai dari pembangunan satu tower apartemen yang menyediakan sebanyak 638 unit.

“Proyek Tierra ini menjadi salah satu key project Intiland untuk pengembangan jangka penjang, kami menunggu momentum terbaik untuk memulai pengembangan proyek ini,” imbuhnya.

Seiring dengan proyeksi membaiknya sektor properti pada tahun ini, menurut Archied, perusahaan juga membuka peluang untuk menjalin kerjasama dengan para investor dan mitra strategis. Lingkup dari kerjasama strategis ini dapat berupa pembentukan joint venture, joint operation, pengembangan lahan, maupun bentuk kerjasama strategis lainnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

6 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

7 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

11 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

19 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

20 hours ago