News Update

Intiland Bagi Dividen Rp51,8 Miliar

Jakarta – Emiten pengembangan properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) bakal membagikan dividen sebesar Rp51,8 miliar. Angka itu setara 17,3% dari total perolehan laba bersih perseroan di sepanjang tahun 2016 yang sebesar Rp298,9 miliar.

“Para pemegang saham sepakat untuk membagikan dividen. Untuk dividen per sahamnya yang akan kami bagikan itu sebesar Rp 5 per saham,”kata Sekretaris Perusahaan Intiland, Theresia Rustandi, sesuai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis, 18 Mei 2017.

Selain dialokasikan untuk dividen, Theresia menjelaskan, bahwa perolehan laba bersih perusahaan tahun lalu itu akan dialokasikan untuk dana cadangan wajib sekitar Rp2 miliar. Adapun sisanya, sebesar Rp245 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.

“Laba ditahan guna mendukung bisnis perusahaan pada tahun ini, “imbuhnya.

Sebagai informasi saja, marketing sales PT Intiland Development Tbk (DILD) di kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 319 miliar atau 14% dari target sepanjang tahun ini yang Rp2,3 triliun. Dari total marketing sales tersebut,  sebanyak Rp118 miliar berasal dari mixed use, Rp68 miliar lahan dan perumahan, Rp50 miliar dari industri dan Rp82 miliar dari investasi properti. Kontribusi dari marketing sales tersebut sebesar Rp187 miliar berasal dari Jakarta, Rp49 miliar dari Surabaya dan Rp82 miliar dari investasi properti. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

27 mins ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

34 mins ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

41 mins ago

Gaya Hidup Menggeser Risiko Penyakit ke Usia Muda? Simak Persiapan Menghadapi Risikonya

Poin Penting WHO mencatat 74 persen kematian global disebabkan penyakit tidak menular, dengan 17 juta… Read More

55 mins ago

Laba BSI Tumbuh 8,02 Persen Jadi Rp7,57 Triliun di 2025

Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More

2 hours ago

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

4 hours ago