Moneter dan Fiskal

Intervensi BI Buat Rupiah Menguat Terbatas Rp14.150/US$

Jakarta — Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini (8/10) tercatat menguat tipis Rp14.150/US$ bila dibandingkan pada pembukaan perdagangan yang masih berada di level Rp14.175/US$.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, Bank Indonesia (BI) telah berhasil melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi melalui perdagangan DNDF.

“Intervensi ini berhasil menahan pelemahan mata uang garuda walaupun kemarin rilis cadev (cadangan devisa Indonesia per akhir September sebesar US$ 124,32 miliar. Turun lumayan dalam, yaitu US$2,12 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Ini menjadi penurunan pertama dalam tiga bulan terakhir,” jelas Ibrahim kepada Infobank di Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

Dirinya menambahkan, penurunan cadangan devisa pada September terutama dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan berkurangnya penempatan valas perbankan di bank sentral akibat BI menurunkan suku bunga acuan yang sudah 3 kali dilakukan dalam tahun 2019.

“Dalam perdagangan hari ini sempat menguat di sesi siang di 14.140 namun rupiah ditutup menguat tipis di level 14.150 dari penutupan sebelumnya di 14.155,” jelas Ibrahim.

Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, (8/10) kurs rupiah berada pada posisi Rp14.170/ US$ melemah dari posisi Rp14.156/US$ pada perdagangan kemarin (7/10). (*)

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tegaskan Implementasi Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP

Poin Penting OJK menegaskan pelaksanaan demutualisasi bursa efek baru dapat dilakukan setelah pemerintah menerbitkan Peraturan… Read More

15 mins ago

Jeffrey Hendrik Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI

Poin Penting Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI, menggantikan Iman Rachman, namun peresmiannya masih… Read More

44 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1,57 Persen ke Level 8.047

Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More

3 hours ago

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More

3 hours ago

Mengeliminasi Fragmentasi Global dan Menimbang Posisi Indonesia

Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More

3 hours ago

Pemerintah Siapkan Rp12,8 Triliun untuk Stimulus Ekonomi di Kuartal I 2026

Poin Penting Stimulus Rp12,83 triliun digelontorkan pemerintah selama Ramadan dan Idulfitri 2026 untuk mendorong ekonomi… Read More

3 hours ago