Jakarta – PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) bakal membagikan keuntungan (dividen) ke pemegang saham sebesar Rp101,96 miliar, atau setara 15,8 persen dari porsi laba di tahun 2016.
Pembagian dividen telah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2016.
“Adapun nilai per sahamnya mencapai Rp26 per saham, atau setara angka pembagian dividen tersebut,” kata Direktur Utama Intermedia Capital Erick Thohir, di Jakarta, Jumat, 26 Mei 2017.
Dari sisa laba sebesar Rp543,611 miliar, Erick Thohir mengaku, perseroan akan bukukan sebagai laba ditahan. Tujuannya untuk memperkuat struktur modal perseroan ke depannya.
“Ini merupakan tahun keempat kami membagikan dividen secara berturut-turut, dan tahun ini merupakan nilai terbesar,” tegas Erick.
Erick melanjutkan, pemegang saham juga dalam agenda RUPSLB MDIA telah menyetujui perseroan untuk melakukan stock split dengan rasio 1:10. Artinya, harga nominal saham perseroan yang tadinya Rp100 akan berubah jadi Rp10 per saham.
Saham perusahaan yang menaungi channel ANTV ini akan menjadi lebih banyak di pasar setelah merealisasikan stock split. Dengan begitu, likuiditas pun akan mengalami peningkatan.
“Dengan didukung kinerja yang positif, kami harapkan saham MDIA akan menjadi lebih likuid dan menjangkau lebih banyak investor,” pungkas Erick. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More