Manajemen IBF; Kinerja positif. (Foto: Budi Urtadi)
Jakarta–PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBF) hari ini menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan dua agenda, pertama terkait susunan direksi baru dan paparan kinerja per September 2015.
Mengutip rilis yang dipublikasi perseroan, Selasa, 27 Oktober 2015, untuk susunan direksi baru, IBF menetapkan Alexander Reyza sebagai Direktur Perseroan terhitung sejak tanggal lulus uji Kemampuan dan Kepatutan (fit & proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan.
“IBF mengangkat Alexander sampai dengan akhir periode jabatan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan,” kata Corporate Secretary Intan Baruprana Finance Jonggi Siallagan.
Dalam pemaparan Publiknya, Direksi membeberkan kinerja perseroan sampai dengan September 2015, perseroan membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp47,26 miliar. Sementara total aset tercatat mencapai Rp3,57 triliun dan total pembiayaan yang telah disalurkan telah mencapai Rp3,05 triliun.
“Sedangkan ekuitas per September 2015 mencapai Rp611,74 miliar,” jelasnya.
Sekedar informasi, IBF merupakan perusahaan pembiayaan yang memberikan solusi pembiayaan sesuai dengan kebutuhan pendanaan investasi maupun modal kerja nasabah.
Perseroan didukung dengan jaringan pemasaran dan produk dari group usaha PT Intraco Penta Tbk, yang menawarkan tailor-made solution financing kepada para nasabah yang membutuhkan pembiayaan investasi maupun modal kerja secara fleet financing dan juga retail di industry oil & gas, infrastruktur, transportasi, pertambangan, perkebunan, kehutanan, logistik, konstruksi, health care, maupun hospitality business, serta industri lainnya dengan skema konvensional maupun syariah untuk mata uang Rupiah maupun Dolar Amerika. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More