Keuangan

Insurtech Qoala Raih Pendanaan Seri B Senilai US$65 Juta

Jakarta – Perusahaan insurtech Qoala mengantongi pendanaan seri B sebesar US$65 juta. Pendanaan ini dipimpin oleh Eurazeo, sebuah perusahaan investasi asal Eropa yang sebelumnya juga sudah mendanai WeFox, salah satu insurtech terbesar di dunia.

Pendanaan baru ini akan memperkuat komitmen Qoala untuk membuat produk asuransi lebih mudah diakses, dipahami, dan membantu konsumen melakukan klaim secara lebih mudah. Qoala sendiri mendistribusikan asuransi ritel untuk produk-produk asuransi mobil, sepeda, rumah, dan Kesehatan melalui platform omnichannel. Qoala sudah hadir di Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

“Pendanaan ini akan kami investasikan lebih jauh untuk memperluas jangkauan Qoala di seluruh Asia Tenggara, termasuk dalam pengembangan teknologi dan pelayanan untuk membantu mengurangi hambatan dalam mengakses asuransi, yang saat ini masih signifikan,” kata Harshet Lunani, Founder dan CEO Qoala, Kamis, 12 Mei 2022.

Sejak menerima pendanaan seri A pada April 2020, Qoala diklaim sudah tumbuh 30 kali lipat. Ini sekaligus menjadikan Qoala sebagai perusahaan insurteh dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Saat ini, Qoala sudah memiliki lebih dari 50 ribu tenaga pemasar dan didukung oleh lebih dari 50 perusahaan asuransi.

Selain itu, Qoala juga menyediakan beberapa produk asuransi mikro yang inovatif melalui kemitraan dengan Traveloka, Redbus, DANA, JD.ID, Shopee, Kredivo, Investree, dan lainnya.

“Melalui sokongan dana yang dipercayakan, kami optimis untuk mempertahankan pertumbuhan kami. Selain itu, bisnis kami di Thailand juga tumbuh tiga kali lipat sejak bergabung dengan FairDee pada Februari 2021. Hal ini memberi kami keyakinan akan kemampuan ekspansi Qoala di Asia Tenggara,” tambah Tommy Martin, Co-founder dan COO Qoala.

Sementara itu, Tara Reeves dari Eurazeo, menegaskan bahwa Qoala berbeda dari perusahaan insurtech lainnya karena tim dan layanan yang beragam serta unit ekonomi yang menjanjikan di tengah pandemi.“Dengan kehadiran Qoala secara regional serta prediksi pertumbuhan yang cepat, kami optimis untuk memimpin putaran pendanaan ini dan mendukung Qoala,” ujarnya.

Pendanaan seri B yang dipimpin oleh Eurazeo ini juga diikuti oleh beberapa investor yang sudah menanamkan modalnya, seperti Flourish Ventures, KB Investment, MassMutual Ventures, MDI Ventures, SeedPlus, dan Sequoia Capital India. Selanjutnya, ada pula BRI Ventures, Daiwa PI Partners, Indogen Capital, Mandiri Capital Indonesia, dan Salt Ventures yang turut berpartisipasi sebagai investor baru. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

23 mins ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

50 mins ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

60 mins ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

3 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

3 hours ago

Wacana Pemotongan Gaji Pejabat Diminta jadi Gerakan Disiplin Fiskal Nasional

Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More

3 hours ago