Jakarta – Upaya menekan penyebaran pandemi Covid-19 di lingkungan kerja BUMN dan masyarakat luas terus dilakukan oleh Kementerian BUMN bersama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI). Salah satunya dengan menyumbang atau mendonorkan plasma konvalesen para penyintas Covid-19 kepada yang membutuhkan.
“Kami siap berpartisipasi dan berperan aktif untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan penyebaran dan dampak pandemi Covid-19 yang saat ini merebak di tengah-tengah masyarakat. Donor plasma konvalesen ini menjadi jalan baru untuk memberikan harapan hidup yang lebih tinggi kepada mereka yang terjangkit,” ungkap Corporate Sceretary BRI, Aestika Oryza Gunarto melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 9 Febuari 2021.
BRI sebagai salah satu BUMN perbankan nasional berkesempatan memberikan donor plasma konvalesen pertama dalam rangkaian program Plasma BUMN Untuk Indonesia. Melalui Pekerja BRI atau Insan BRILiaN, BRI melibatkan sejumlah penyintas yang telah memenuhi syarat untuk memberikan plasma darah konvalesen yang nantinya akan didistribusikan kepada para penderita Covid-19.
Aestika mengatakan bahwa Insan BRILiaN di seluruh Indonesia siap menjadi sukarelawan untuk mendukung pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini.
“Tidak hanya donor plasma, sebelumnya BRI melalui kegiatan CSR BRI Peduli telah menujukkan aksi nyata dalam menekan dampak Covid-19, diantaranya melalui pembagian lebih dari 1,3 juta masker kepada masyarakat dan pedagang pasar, membangun lebih 6 ribu sarana cuci tangan yang tersebar di titik-titik strategis, lebih darib8.900 alat pelindung diri, 6.800 hand sanitizer, 259 ribu paket sembako, dan bantuan tanggap darurat BRI Peduli Pencegahan Covid-19 di 19 Kantor wilayah, serta 467 Kantor Cabang BRI,” papar Aestika. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More