News Update

Inovasi Kerek Pertumbuhan Laba Generali

Jakarta – Menutup tahun 2018 lalu, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali) mencatatkan laba bersih Rp179,5 miliar, atau tumbuh sekitar tiga kali lipat dibanding tahun 2017 yang hanya Rp61,3 miliar.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengatakan, selain pertumbuhan laba yang mentereng, total aset Generali Indonesia juga tumbuh hingga Rp7 triliun, yang membuktikan komitmen Generali untuk terus berinovasi memberikan perlindungan jiwa dan kesehatan di Indonesia.

“Pertumbuhan Generali di 2018 didukung oleh penguatan bisnis melalui inovasi berkesinambungan baik dari sisi produk maupun layanan yang telah kami hadirkan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (3/5).

Edy menambahkan, setelah kehadiran Generali I-Signature dengan layanan kesehatan DNA Journal untuk nasabah prioritas dan ROBO ARMS yang mampu mengendalikan otomatis unit link nasabah, kami juga menghadirkan produk “Cemerlang” yang menyasar segmen milenial.

“Melalui produk-produk inovatif yang mampu mengoptimalkan investasi dan rangakain perlindungan kesehatan di 2018, kami terus fokus menjawab kebutuhan nasabah san melakukan diferensiasi produk sebagai kunci sukses dan pembeda di pasar asuransi,” tambahnya.

Selain mencatatkan kenaikan laba, dana kelolaan Generali juga mengalami pertumbuhan rata-rata 31 persen selama lima tahun terkahir, dengan dana kelolaan (unit link) sebesar Rp4,1 triliun pada 2018.

Generali membukukan premi bruto Rp2,8 triliun di 2018, dan rasio solvabilitas berada di posisi 314 persen atau dua kali lipat dibanding minimum yang ditetapkan pemerintah yakni 120 persen.

Edy menambahkan, jalur keagenan masih memberi kontribusi terhadap premi sebesar 55 persen, bancassurance 32 persen, dan bisnis kumpulan (grup) sebesar 13 persen. Selain itu, total klaim yang dibayarkan Generali tercatat Rp627 miliar atau naik 16 persen (yoy). (*)

“Generali akan terus memperkuat jalur distribusi di segala lini, baik melalui bancassurance, keagenan, maupun bisnis kumpulan,” tutup Edy. (*) Bagus Kasanjanu

Paulus Yoga

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

10 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

11 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

11 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

17 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

18 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

18 hours ago