Bandung–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mengkaji aturan untuk penawaran saham umum perdana atau initial public offering (IPO) untuk usaha kecil dan menengah (UKM).
“UKM IPO, inkubator sedang kita kembangkan dan disiapkan oleh bursa. Sudah ada pihak yang berminat, ada beberapa perusahaan yang akan dimasukkan ke situ untuk disiapkan IPO,” ucap Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaidadi Bandung, Sabtu, 16 April 2016.
Inkubator sendiri akan dijadikan sebagai wadah pendampingan bagi UKM yang hendak melakukan IPO. Misalnya, UKM akan diberikan edukasi tentang tata cara penghitungan keuangan, suntikan modal atau merger antara sesama UKM agar menjadi besar.
Inkubator ini juga menjadi tempat pertemuan antara UKM dengan modal ventua untuk memperkuat modal UKM. “UKM yang berasal dari e-commerce berpotensi untuk melakukan IPO,”sambung Nurhaida.
Penerbitan aturan untuk IPO UKM ini sendiri akan disiapkan OJK pada pertengahan tahun 2016. Aturan ini akan menetapkan besaran modal minimal UKM yang boleh melantai di bursa saham. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menggelar pertemuan kedua dengan lender DSI untuk membahas pengembalian dana yang tertunda… Read More
Poin Penting Transaksi sertifikasi halal online melalui Bank Muamalat meningkat lebih dari 50% YoY, dengan… Read More
Poin Penting DPR soroti lemahnya pengawasan kapal wisata Labuan Bajo; status laik laut administratif tidak… Read More
Poin Penting Menkop Ferry Juliantono meresmikan 10 gerai percontohan Obat Kopdeskel Merah Putih untuk meningkatkan… Read More
Poin Penting Muhammad Awaluddin ditetapkan sebagai Direktur Utama Jasa Raharja melalui RUPSLB pada 31 Desember… Read More
Poin Penting Harga BBM non-subsidi turun serentak di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo mulai 1… Read More
View Comments
ayo ukm Bandung mari gerakan potensi digital usaha-mu klik link bukl.pk/daftar-sha untuk info lebih lanjut!