Ilustrasi: BSU tahap I untuk para pekerja cair hari ini, 24 Juni 2025. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) siap mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas oleh pemerintah. Hingga pertengahan Oktober kemarin, Jamkrindo telah menggandeng 26 bank untuk menyukseskan program penjaminan PEN.
Dalam hal jumlah penjaminan, Jamkrindo sudah menjamin 236.589 debitur senilai Rp4,7 triliun dari program kredit modal kerja PEN. Dari sana, Jamkrindo menjaminkan kredit sebesar Rp3,7 triliun, dan Jamkrindo Syariah senilai Rp1 triliun.
Program penjaminan seperti ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keyakinan perbankan dalam penyaluran kredit modal kerja. Mengingat pemberian kredit modal kerja ini adalah untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM.
Jamkrindo sendiri turut aktif membantu UMKM dengan memberikan bantuan modal melalui Program Kemitraan serta bantuan sarana dan prasarana demi peningkatan kapabilitas UMKM.
Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan kredit yang saat ini tergabung menjadi anggota holding Indonesia Financial Group (IFG) yang induk holdingnya adalah PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). IFG yang merupakan BUMN Holding Perasuransian dan Penjaminan memiliki peran strategis dalam rangka menyukseskan program PEN yang dicanangkan pemerintah untuk meminimalisir dampak Covid-19 terhadap ekonomi nasional.
Adapun implementasi dari program PEN ini dilakukan oleh dua anggota holding IFG, yakni Jamkrindo dan PT Askrindo melalui penjaminan atas kredit modal kerja untuk UMKM. (*) Steve
Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More
Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More