Keuangan

Ini Upaya AIA Wujudkan Generasi Sehat bagi Pelajar Indonesia

Jakarta – PT AIA Financial (AIA) meluncurkan program AIA Healthiest Schools (AHS) 2024-2025. Program ini ditunjukan untuk menginspirasi sekolah-sekolah setingkat SD-SMP untuk mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang lebih sehat dan mendukung pengembangan generasi muda berkualitas. 

Chief Marketing Officer AIA, Kathryn Parapak mengatakan, melalui AIA Healthiest Schools, pihaknya ingin membantu para guru di sekolah menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya mendukung pembelajaran akademik, tetapi juga mendukung perkembangan fisik dan mental siswa, serta kelestarian lingkungan sekolah. 

“Kami ingin mengajak para guru SD dan SMP, mari kita jadikan program ini sebuah langkah nyata untuk membentuk generasi penerus yang lebih sehat dan bahagia,” katanya, dikutip Senin, 16 Desember 2024.

Diketahui, peluncuran AIA Healthiest Schools sendiri dikemas dalam program seminar daring (webinar). Di mana, para guru SD dan SMP mendapatkan wawasan mendalam tentang manfaat yang akan diperoleh melalui  program AIA Healthiest Schools. 

Program ini juga sejalan dengan Gerakan Sekolah Sehat yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan pembelajaran para siswa dengan berfokus pada sehat bergizi, sehat fisik, sehat imunisasi, sehat jiwa, dan sehat lingkungan di satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

Baca juga : AIA Hadirkan PHS Saver, Intip Manfaatnya

Penanggung Jawab Gerakan Sekolah Sehat Kemendikdasmen Dr. Nia Nurhasanah, mengatakan, lingkungan sekolah yang sehat adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, kuat, cerdas dan berkarakter. 

“Program AIA Healthiest School sejalan dengan visi Indonesia untuk membangun generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas hidup sehat yang baik dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” jelasnya.

Adapun, program AIA Healthiest Schools menyediakan berbagai materi pembelajaran untuk siswa SD dan SMP yang dapat diunduh secara gratis dan dimanfaatkan oleh para guru untuk membangun kebiasaan sehat di lingkungan sekolah. 

Terdapat empat pilar materi pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh para guru, yaitu, Makan Sehat, Gaya Hidup Aktif, Kesehatan Mental, serta Sehat dan Lestari. Berbagai materi tersebut disajikan dalam bentuk pembelajaran yang fleksibel dan mudah diadaptasi untuk mendukung dan memperkaya rencana pembelajaran yang telah disusun oleh para guru.

Baca juga : AIA Rilis Produk Baru, Premi Disesuaikan Gaya Hidup Sehat Nasabah

Program ini telah berjalan memasuki tahun kedua. Di tahun sebelumnya, sebanyak 1300 sekolah dari seluruh Indonesia telah bergabung dalam program AHS, dengan lebih dari 145 program mengikuti kompetisi. 

Sekolah yang bergabung juga telah menjalankan modul kesehatan dan merasakan manfaat dari materi-materi yang diberikan, seperti membuat program makan sehat, membiasakan murid berjalan kaki atau menggunakan sepeda ke sekolah, dan lain sebagainya.

Dalam penyelenggaraan di tahun kedua ini, AHS menggandeng berbagai kolaborator, yaitu, Bantu Guru Belajar Lagi, Semua Murid Semua Guru, Yayasan Guru Belajar dan Majalah Bobo. Para kolaborator ini akan berperan dalam menjangkau peserta AHS seluas – luasnya termasuk memberikan bimbingan dalam pengembangan project AHS. 

AIA Healthiest Schools juga mengundang sekolah SD dan SMP untuk mengikuti Kompetisi AIA Healthiest Schools. Para sekolah peserta akan ditantang untuk merancang dan mengeksekusi program yang membuat sekolah mereka menjadi lebih sehat dengan mengadaptasi materi-materi pembelajaran AIA Healthiest Schools. Peserta sekolah berkesempatan untuk memenangkan total hadiah hingga US$ 100,000.

Melalui program AIA Healthiest School, AIA Indonesia kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung visi nasional dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

13 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

13 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

13 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

14 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

14 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

15 hours ago