Tahun Ini OJK Didik 100 Emiten Baru Melantai di Bursa
Jakarta – Juru bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot angkat bicara sehubungan dengan pemberitaan yang beredar siang hari ini di media masa, yang menyatakan bahwa terdapat oknum bank yang menyalahgunakan data SLIK.
Ia menegaskan bahwa SLIK merupakan sistem pelaporan dari LJK kepada OJK yang berisi data fasilitas pinjaman debitur dan bukan data simpanan nasabah.
“OJK akan membantu pihak kepolisian untuk dapat segera mengungkap kasus ini,” kata Sekar Putih Djarot di Jakarta, Rabu, 5 Febuari 2020.
Seperti diketahui, sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membocorkan, pengembangan kasus pembobolan rekening wartawan senior yang juga pendiri Cek dan Ricek, Ilham Bintang.
Dari pengembangan kasus tersebut terkuak, awal mula pembobolan rekening ini ternyata berasal dari pembobolan data Ilham Bintang lewat Sistem Laporan Informasi Kuangan (SLIK) di OJK.
“Dia (Desar) koordinator kelompok pembobol memiliki data Sistem Laporan Informasi Keuangan (SLIK) milik Ilham Bintang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (*)
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More