News Update

Ini Strategi Shield-On Service Bidik Pertumbuhan Bisnis 2019

Jakarta – PT Shield-On Service Tbk (Perseroan) optimis kinerja tahun 2019 akan bertumbuh positif.

Perusahaan yang bergerak di bidang kegiatan usaha perusahaan penyedia jasa keamanan (security services), perawatan gedung (facility solutions), sumber daya manusia (professional employee services), dan manajemen parkir (parking management) meyakini target penjualan tahun 2019 bisa tembus diatas 1 triliun dan CAGR sebesar 14% pada tahun 2023.

“Selama kuartal pertama tahun 2019 perseroan telah tumbuh penjualannya sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2018, sehingga perseroan optimis untuk dapat mencapai target penjualan diatas 1 triliun pada akhir tahun 2019,” kata Direktur PT Shield-On Service Tbk, Prasetyo Wibowo dalam Paparan Publik di Jakarta, Rabu, 26 Juni 2019.

Prasetyo menjelaskan, perusahaan sendiri berhasil membukukan penjualan di tahun 2018 sebesar Rp897 miliar dengan tingkat Laba Kotor dan Laba Bersih masing-masing sebesar 12% dan 2%.

Unit bisnis Jasa SDM menjadi penyumbang terbesar yaitu 42%, Jasa Kebersihan 34%, Jasa Keamanan 21%, Jasa Parkir 3%.

Prasetyo Wibowo juga menjelaskan bahwa selama kuartal pertama tahun 2019 penjualan perusahaan tumbuh sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

“Perseroan dan Entitas Anak merupakan perusahan yang memberikan layanan integrated facility management “one stop solution” dengan menjadi Penyedia Jasa Keamanan, Jasa Kebersihan, Jasa Sumber Daya Manusia serta Jasa Manajemen Parkir. Selain itu perseroan juga memiliki fasilitas penunjang yang memadai seperti training center dan customer relation yang berkualitas,” jelasnya.

Untuk mengejar target perusahaan, beberapa strategi yang akan dilakukan di tahun 2019 yakni peluncuran aplikasi SOS Think Clean, pembukaan kantor operasional baru, ekspansi SOS Academy, fokus pada sektor Perkebunan dan Pertambangan. (*)

Apriyani

Recent Posts

ASLC Kantongi Pendapatan Rp1 Triliun di 2025, Tumbuh 14,5 Persen

Jakarta - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengantongi pendapatan Rp1 triliun di sepanjang 2025… Read More

2 hours ago

Emiten Prajogo Pangestu (BREN) Bukukan Pendapatan USD605 Juta Sepanjang 2025

Poin Penting BREN mencatat pendapatan USD605 juta pada 2025, naik 1,4 persen yoy, ditopang kinerja… Read More

7 hours ago

Begini Jurus Maybank Indonesia Pacu Bisnis SME

Poin Penting Maybank Indonesia memperkuat pembiayaan SME dengan strategi Shariah First, menjadikan segmen syariah sebagai… Read More

7 hours ago

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

1 day ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

1 day ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

1 day ago