Pemerintah Belum Bayar Kompensasi PLN-Pertamina
Jakarta–PT Pertamina (Persero) mengambil inisiatif untuk membangun infrastruktur yang dibagi dalam dua kelompok. Hal ini diharapkan bisa membantu terwujudnya swasembada bahan bakar minyak (BBM).
Kelompok pertama, dilakukan pengembangan empat kilang minyak yaitu RU V Balikpapan, RU VI Balongan, RU IV Cilacap, dan RU II Dumai. Program kerja ini dikenal dengan Refinery Development Master Plan (RDMP). Lalu kelompok kedua, dibangun kilang minyak baru (New Grass Root Refinery/NGRR) di Tuban dan Bontang.
Tujuan dari pengembangan dan pembangunan kilang baru tersebut dilakukan guna mempertimbangkan perkembangan ekonomi Indonesia dan menyelamatkan devisa negara.
“Tujuan dari pengembangan dan pembangunan kilang minyak adalah agar nantinya di tahun 2023, Pertamina bisa mewujudkan swasembada Bahan Bakar Minyak seperti yang dicanangkan oleh Pemerintah Jokowi-JK dalam Nawacita,” ujar Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Pertamina, Rachmad Hardadi di Jakarta, Sabtu, 1 April 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More