News Update

Ini Strategi MNCN Dominasi Pangsa Pasar Pemirsa 47,3%

Jakarta – Performa 4 stasiun televisi di bawah bendera PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) kembali menorehkan pencapaian dengan menguasai pangsa pemirsa (audience share) 47,3% prime time industri televisi nasional.

Deretan rekor yang terus bergaung tersebut direspons positif pasar kemarin, Rabu, 25 November 2020, sehingga saham MNCN menghijau ke level Rp1.045.

Direktur Program dan Akuisisi RCTI, Dini Putri mengatakan rahasia di balik kesuksesan tersebut, yaitu dengan selalu berusaha memberikan inovasi hiburan terbaik dengan selalu memperhatikan hal-hal yang disukai oleh masyarakat secara luas.

“Plan ke depan tentunya menjaga konsistensi kualitas tayangan, menjaga storyline, memastikan hiburan yang disiapkan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia,” kata Dini, Kamis (26/11/2020).

Berdasarkan data Nielsen Selasa, 24 November 2020, 4 televisi MNCN yang menginduk ke PT Global Mediacom Tbk (BMTR) ini sangat perkasa dengan mencatatkan total audience share yang luar biasa saat prime time (18.00-22.30), yaitu 47,3%.

Rincian data tersebut, yaitu RCTI dengan tagline Kebanggaan Bersama Milik Bangsa,
itu menjadi jawara dengan audience share 31%.

Selanjutnya, keperkasaan MNCTV, GTV dan iNews merebut hati pemirsa juga ditunjukkan dengan performa pangsa pemirsa (audience share) yang berturut-turut mencetak capaian prime time, yaitu 10,7%, 4,8% dan iNews 0,8%.

Tak heran, RCTI menunjukkan kekuatan program yang berkualitas dan menggebrak.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama MNC Pictures yang juga Direktur MSIN Titan Hermawan yang memproduksi sinetron-sinetron televisi MNCN memaparkan pihaknya bersyukur tayangan produksi MNC Pictures mendapatkan tempat yang sangat baik di hati pemirsa.

Untuk GTV sendiri diketahui menyumbangkan performa melalui programprogram movie dan animasi, dan program eSports Star Indonesia.

Adapun, iNews mengalami performa yang baik dengan program bergenre dokumenter, seperti TOP dan Indonesia Border dan Program iNews Siang. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

BPKH Pastikan Biaya Haji 2026 Aman Meski Rupiah Nyaris Rp17.000 per Dolar AS

Poin Penting Penguatan dolar AS tidak berdampak langsung pada biaya haji, karena BPKH telah mengamankan… Read More

4 mins ago

Aliran Modal Asing Rp5,96 Triliun Kabur dari RI di Pekan Ketiga Januari 2026

Poin Penting Capital outflow Rp5,96 triliun terjadi pada pekan ketiga Januari 2026 (19–22 Januari), dengan… Read More

25 mins ago

Imbal Hasil Investasi BPKH di Bank Muamalat Nyaris Sentuh Rp1 Triliun

Poin Penting Sejak mengakuisisi Bank Muamalat pada 2021, BPKH telah meraih imbal hasil investasi mendekati… Read More

42 mins ago

Cara BSI Dorong Pedagang Pasar Naik Kelas

Poin Penting BSI mempercepat transformasi digital di ekosistem pasar untuk mendekatkan layanan dan memperluas penetrasi… Read More

5 hours ago

BRI Insurance Perkuat Unit Syariah untuk Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Poin Penting BRI Insurance memperkuat sektor syariah sebagai kontribusi mendukung target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi… Read More

14 hours ago

Kasus Kredit Macet Sritex: Ironis, Kriminalisasi Bankir Ketika Kerugian Negara Belum Bisa Dihitung

Oleh Tim Infobank KREDIT macet tidak bisa masuk ranah pidana. Bahkan, dalam kesimpulan seminar Infobank… Read More

22 hours ago