Categories: Perbankan

Ini Strategi BRI Capai Target KUR Rp67,5 Triliun

Jakarta–PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali harus bekerja keras mengejar target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dipatok Rp67,5 triliun tahun ini. Seperti diketahui, tahun lalu BRI meleset dari target Rp21,4 triliun dan hanya berhasil membukukan penyaluran KUR sebesar Rp16,2 triliun.

Kepala Divisi Kebijakan dan Pengembangan Bisnis Mikro Bank BRI Sony Harsono mengatakan kegagalan pencapaian target tahun lalu disebabkan oleh kurangnya waktu penyaluran. Pasalnya para bank penyalur hanya memiliki waktu dari 14 Agustus 2015 hingga 31 Desember untuk menyalurkan KUR senilai total Rp30 triliun.

Namun untuk mengantisipasi target baru tahun ini, Sony mengatakan BRI akan memperbaiki sisi supply and demand. Di sisi penawaran atau suplai, BRI menambah pegawai khusus penyalur KUR menjadi 10.000 orang. Tahun lalu, pegawai khusus penyalur KUR baru sekitar 8.000 orang. BRI juga merekrut anak-anak pedagang pasar sebagai pegawai penyalur KUR agar lebih menguasai kondisi.

Selain itu, BRI juga memperbaiki bisnis proses penyaluran KUR. BRI juga memperluas sisi permintaan dengan lebih banyak menggandeng instansi lain dalam penyaluran kredit ini, misalnya kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM yang memiliki 5000 pegawai pendamping UKM binaan. Dengan kerja sama tersebut BRI bisa langsung membidik potensi nasabah dari mitranya. (*) Ria Martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago