News Update

Ini Strategi Awal Holding HIMBARA Setelah Rampung

Jakarta- Proses holding keuangan yang terdiri dari perbankan nasional yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta perusahaan BUMN lain masih terus berjalan.

Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, pihaknya di Himbara telah menyiapkan dua strategi utama pada tahun 2018 mendatang yang akan dijalankan oleh perusahaan holding tersebut.

Pada strategi pertama, Kartika mengaku akan mempererat sinergitas antar pihak holding salahsatunya dengan menyelesaikan proses pembentukan PT Jalin Pembayaran Nusantara (JPN).

“Yang paling utama sinergi untuk efisiensi dulu, fokusnya menyelesaikan pembentukan Jalin karena ada spin off untuk Telkom ke holding dan nanti Jalin yang akan atur ATM dan EDCnya himbara
dan mereka bakal jadi cikal bakal swiching company untuk jadi bagian dari Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Prioritas utama kesitu,” jelas Kartika di Grandballroom Hotel Kempinski Jakarta, Jumat 29 Desember 2017

Sementara strategi kedua Kartika menjelaskan, akan membenahi aset para pihak yang tergabung dalam holding tersebut guna mengelola NPL perbankan.

“Kedua itu mengenai asset management unit untuk mengambil npl bank himbara untuk disatukan ke Bahana. Tahun depan dua itu dulu kita fokuskan,”tambah Kartika.

Sebagai informasi, hingga saat ini Kementerian BUMN masih membahas proses holding di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selanjutnya perusahaan jasa keuangan yang sudah termasuk perusahaan terbuka (Tbk) akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) guna menyampaikan rencana holding BUMN jasa keuangan kepada pemegang saham.

Tercatat beberapa perusahaan yang akan di holding dalam holding keuangan meliputi empat bank Himbara, BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri serta PT Jalin Pembayaran Nusantara (JPN), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PMN), PT Pegadaian (Persero) dan juga PT Danareksa (Persero).

Nantinya dalam holding tersebut Danareksa akan menjadi pucuk pemimpin perusahaan yang akan membawahi perusahaan BUMN lain. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

11 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

49 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago