Perbankan

Ini Skenario Direksi Baru Bank Mandiri

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), siang ini, Rabu 21 Oktober 2020.

Bersadarkan sumber Infobank, skenario direksi Bank Mandiri sudah mulai disusun. Seperti ditulis oleh Infobank kemarin (20/10), calon kuat Dirut Mandiri disebut-sebut Darmawan Junaidi.  Sementara posisi Wakil Direktur Utama Mandiri akan diisi oleh Alexandra Askandar yang sebelumnya menjadi direktur bidang korporasi Bank Mandiri.

Selain kedua nama tersebut, terdapat nama Toni E.B. Subari yang dikabarkan bakal masuk mengisi kursi direktur operasional Bank Mandiri. Tak hanya itu, disebut-sebut nama Sigit Prastowo, mantan direktur Bank BNI, akan masuk memperkuat tim baru di Mandiri sebagai direktur keuangan Bank Mandiri.

Nama Darmawan Junaidi sebagai calon kuat menjadi Mandiri1 melengkapi “All Mandirian Final” di bank-bank anggota Himbara melengkapi posisi yang sudah terisi oleh Mandirian, BRI (Sunarso), Bank BNI (Royke Tumillar), dan Pahala Mansyuri (Bank BTN).

Bank Mandiri merupakan bank hasil menger 4 bank, Bank Exim, Bank Dagang Negara, Bank Bumi Daya dan Bapindo di tahun 1998. Bank Mandiri pernah di suntik pemerintah di tahun 1998 dengan obligasi rekap sebesr Rp172 triliun, atau terbesar dalam sejarah perbankan Indonesia. Posisi aset Mandiri per Juni 2020 Rp1.359 triliun.

Dengan begitu, berikut skenario susunan direksi Bank Mandiri pada RUPSLB hari ini:

  1. Direktur utama: Darmawan Junaidi
  2. Wadirut: Alexandra Askandar
  3. Direktur Hubungan Kelembangaan: Rohan Hafas
  4. Direktur Operasional: Toni EB Subari
  5. Direktur Treasury: Panji Irawan
  6. Direktur Keuangan: Sigit Prastowo
  7. Direktur Korporasi: Indah
  8. Direktur Risk: Siddik Badruddin
  9. Direktur IT: Rico Usthavia
  10. Direktur HC: Agus Dwi Handaya
  11. Direktur Komersial: Riduan
  12. Direktur Jaringan: Aquarius Rudianto

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

40 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

2 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

3 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

3 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

4 hours ago