Ilustrasi: Pergerakan saham BRIS. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin (29/3) kembali ditutup ke zona hijau sebesar 79,10 poin atau menguat 1,17% ke level 6.839.
Berdasarkan hal tersebut, Surya Fajar (SF) Sekuritas melihat bahwa IHSG secara teknikal Breakout resistance level dan berpotensi melanjutkan penguatan seiring MACD golden cross dengan level support 6830 dan level resistance 6920.
“Sentimen positif datang dari penguatan bursa global setelah penurunan yield government bond AS yang mengindikasikan peaking pada suku bunga acuan the Fed,” tulis tim riset SF Sekuritas dalam riset harian di Jakarta, 30 Maret 2023.
Selain itu tren Rupiah yang terus menunjukkan penguatan ke kisaran Rp15.050 per Dollar juga
memberikan katalis positif. Aksi beli investor asing yang kemarin mencapai net buy sebesar Rp1,6 triliun juga mengindikasikan kondisi pasar saham yang sangat kondusif.
Dari bursa Amerika bergerak menguat pada perdagangan tadi malam. Penguatan dipimpin oleh sektor teknologi dengan saham Amazon naik 3% dan Meta, serta Netflix naik lebih dari 2%.
Penguatan sektor teknologi didorong oleh tren penurunan yield government bond, dimana pasar mulai berekspektasi bahwa suku bunga the Fed mulai peaking dan berpotensi turun pada semester kedua.
Kemudian, bursa Eropa bergerak menguat pada perdagangan tadi malam, pasar mulai mendapatkan konfidensi setelah menipisnya kekhawatiran terhadap kisruh di sektor perbankan.
Lalu, bursa Asia bergerak menguat pada perdagangan kemarin, dimana saham Alibaba menguat tajam setelah pengumuman rencana split bisnis ke dalam enam grup bisnis.
Adapun, IHSG menguat pada perdagangan kemarin. sektor batu bara kompak mengalami penguatan dengan INDY menguat 7,6% yang mendapat respon positif pasar setelah merilis laba bersih sepanjang tahun 2022 yang meningkat 684%.
Selanjutnya, PTBA menguat 2,6%, ITMG menguat 2,7%, ADRO menguat 4,0%. Oil and gas menguat dengan MEDC 3,7%, AKRA menguat 4,9%, serta big cap banks juga kompak berakhir menguat pada perdagangan kemarin dengan BMRI memimpin penguatan 2,1%, BBNI menguat 1,9%, BBCA menguat 1,4%, BBRI menguat 0,8%. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More
Poin Penting Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad menilai wacana pemotongan gaji pejabat yang… Read More