Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya untuk meningkatkan porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM, mengingat pentingnya sektor satu ini. Untuk memenuhi target penyaluran 30% di 2024, OJK telah menyiapkan beberapa program untuk UMKM.
“Target kita di tahun 2022 berkomitmen untuk bisa meningkatkan target pembiayaan UMKM hingga 30% di 2024 melalui program kolaboratif dan terintegrasi digital,” jelas Ahmad Buchori, Advisor Strategic Committee OJK selaku Ketua Satgas Pengembangan Keuangan Syariah dan Ekosistem UMKM pada paparannya, Jumat, 4 Februari 2022.
Kemudian, pada program pertama, OJK akan terus menjalin kerja sama kelembagaan dan kemitraan, terutama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan Gernas BBI. Kedua, regulator juga akan terus menyempurnakan platform digital, seperti UMKM-MU dan DigiKU.
Lalu, OJK juga mendorong penyaluran akses permodalan dengan digitalisasi serta melakukan penguatan UMKM. Penguatan tersebut dilakukan dengan meningkatkan kemampuan para pelaku (Upskilling) dan peningkatan bisnis usaha (Upscalling).
Ekosistem UMKM OJK juga ditargetkan akan semakin besar hingga lebih dari 1500 entitas dan 13 ribu lebih produk unggulan. Pusat Informasi Bisnis dan Database Pelaku UMKM Nasional juga tengah dikembangkan untuk dapat menampung perkembangan para pelaku bisnis.
Adapun beberapa program lain yaitu Program Global Halal Hub, Program Kampus UMKM Bersama, serta Program UMKM Hijau bagi Milenial. Melalui program dan langkah ini, harapannya sektor UMKM nasional bisa lebih kuat lagi dan penyaluran kreditnya meningkat. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More