Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memutuskan mengangkat Ario Bimo sebagai direktur baru perseroan.
Lalu siapakah Ario Bimo? Dan bagaimana tanggapan pria kelahiran Jakarta, 38 tahun lalu itu akan penunjukkannya menjadi direktur keuangan (dirkeu) BNI?
Sebelum diangkat menjadi dirkeu, pria yang akrab disapa Bimo itu bertugas di Kantor Cabang Tokyo sejak Juni tahun 2018. Dan sebelumnya sebagai wakil pimpinan divisi BUMN dan Institusi Pemerintah.
“Di Jepang 13-14 bulan. Di sana menantang alhamdulillah kita kinerja sangat baik, pertumbuhannya luar biasa. Kita 3 tahun terakhir aset tumbuh double dari USD400 juta menjadi USD800 juta,” ujar Bimo di Menara BNI, Jakarta, Jumat (30/8).
Bimo merupakan jebolan University of Technology, Sydney-Australia dengan gelar S2 Master of Engineering Management pada 2005. Dilihat dari sisi usia yang masih terbilang muda, Bimo optimis penunjukkannya bisa membawa angin segar bagi BNI.
Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More
Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More
Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More
Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More
Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More