Jakarta–Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaku pasar modal ataupun ekonom untuk tidak terjebak dalam pemikiran yang tidak produktif. Hal ini bertujuan agar pasar keuangan Indonesia terjaga stabil.
“Jangan sampai energi kita terkuras untuk masuk hal-hal tidak terproduktif, selalu ter-framing pada hal-hal itu (tidak produktif),” ujar Jokowi, di Jakarta, Selasa, 4 Juli 2017.
Jokowi mencontohkan, ketika dirinya menyampaikan pesan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti agar tidak terus menerus mengurusi persoalan cantrang atau jala dalam menangkap ikan.
“Urusan hal-hal yang sudah lama tidak selesai, kita harus selesaikan hal itu, bawa nelayan kita kepada hal-hal yang bisa memberikan masa depan baik, yang berkaitan teknologi, misalnya aqua culture,” ucapnya.
Selain itu, Jokowi juga mengimbau kepada pelaku pasar agar fokus ikut serta meningkatkan perekonomian dalam negeri dan tidak masuk ke persoalan politik, agar Indonesia tidak tertinggal negara lain.
“Yakinkan pada investor, Indonesia layak, kita investement grade. Saya sering sampaikan kepada menteri, Dirjen, bagaimana (negara lain). Kita masih masih ter-framing dengan hal-hal tidak produktif,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More