Perbankan

Ini Penyebab Si Jago Merah Lahap Basement Gedung Graha CIMB Niaga

Jakarta – Si jago merah melahap lantai basement di Gedung Graha CIMB Niaga, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, sekitar pukul 13.20 WIB, Sabtu, 15 Juni 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Infobanknews, penyebab kebakaran diduga karena hubungan arus listrik.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamat) DKI Jakarta Satriadi Gunawam mengungkap, sumber api berasal dari basement yang terdapat ruangan poliklinik. 

Baca juga: Begini Strategi CIMB Niaga Finance Bertahan di Era Suku Bunga Tinggi

“Kemungkinan terjadi penyalaan akibat korsleting listrik. Mungkin pipa AC lupa dimatikan. Kita melihat indikasi sementara dari situ. Karena kondisi saat ini kan sedang libur,” katanya, seperti dilansir Antara.

Pihaknya pun mengerahkan sebanyak 17 unit mobil pemadam dan 70 personil untuk memadamkan api.

“Kami sudah mengerahkan sampai 17 unit dengan 70 orang personel. Karena kami antisipasi jangan sampai terjadi perambatan ke atas,” ucapnya.

Diketahui, sekitar pukul 15.00 WIB, beberapa unit damkar telah meninggalkan tempat kejadian. Hanya ada dua unit mobil damkar yang berjaga untuk memastikan tidak ada api yang menyala kembali.

Baca juga: Dato’ Abdul Rahman Pamit dari Komisaris CIMB Niaga, Intip Profilnya Berikut

Meski begitu, belum diketahui kerugian yang ditanggung oleh pemilik gedung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Corporate Communications Head PT Bank CIMB Niaga Hery Kurniawan mengatakan, titik kebakaran terjadi di basement Gedung CIMB Niaga.

“Gedung-nya di bawah karena ada tenant klinik,” jelasnya, saat dikonfirmasi Infobanknews.

Terkait dengan kondisi kantor dan karyawan CIMB Niaga, semuanya dalam keadaan aman. Begitu pun dengan api yang juga sudah padam.

“Kita (karyawan) aman dan api juga sudah padam,” tandasnya. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

4 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

4 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

7 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

10 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

15 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

16 hours ago