News Update

Ini Penjelasan Menkeu Terkait Revisi PMK Kredit Penjaminan Korporasi

Bali – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan, dalam rangka Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah telah berkomitmen untuk menyediakan berbagai dukungan kepada pelaku usaha, termasuk korporasi. 

Hal tersebut tertuang dalam Pelonggaran atas ketentuan tata kelola penjaminan pemerintah yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.08/2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 98/PMK.08/2020 tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi melalui Badan Usaha Penjaminan yang Ditunjuk dalam Rangka Pelaksanaan Program PEN.

“PMK mengenai perubahan dari penjaminan, kemarin kita juga sudah melihat sebelumnya penjaminan yang diberikan oleh pemerintah itu adalah untuk pelaku industri dengan jumlah karyawan minimal 300 sekarang diturunkan ke-50,” kata Sri Mulyani melalui diskusi ‘Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional’ di Bali, Jumat 9 April 2021.

Tak hanya itu, Sri Muluani juga menjelaskan, Pemerintah juga menambah tenor pinjaman yang dijamin serta mengurangi batas minimal pinjaman modal kerja.

“Lama pinjamannya diperpanjang menjadi 3 tahun dan ini semuanya dikaitkan dengan kemampuan terutama banyak perusahaan di bidang hotel dan akomodasi,” tambah dia.

Dengan adanya pelonggaran ketentuan pada skema penjaminan pemerintah ini juga diharapkan dapat membantu menjaga kondisi keuangan korporasi sekaligus turut membangkitkan sektor riil dan memberikan dampak ke aspek lainnya, seperti minimalisasi pemutusan hubungan kerja akibat pandemi. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

20 mins ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

57 mins ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

10 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

10 hours ago

Premi AXA Mandiri Sentuh Rp10 Triliun di 2025, Unitlink Jadi Tulang Punggung

Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More

13 hours ago

BI Rate Turun, Amar Bank Jaga Bunga Deposito Tetap Menarik

Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More

13 hours ago