64 Tahun ISEI Tingkatkan 5 Kontribusi Perekonomian Nasional
Jakarta – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di bawah kepemimpinan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo sudah menelurkan pencapaian-pencapaian baik untuk Indonesia selama 3 tahun terakhir. Pencapaian tersebut turut mendorong ISEI untuk terus tumbuh dan berkembang secara lebih inklusif.
Anggito Abimanyu, Ketua Bidang I Pengurus Pusat ISEI mengungkapkan visi dan misi ISEI selama 66 tahun terakhir tetap sama, yaitu mengawal dan memberikan kontribusi dan pemikiran kepada pemerintah. Untuk itu, ISEI akan mengadakan Pembukaan Kongres dan Seminar Nasional pada 31 Agustus dan 1 September 2021 nanti.
“Kami selalu mengedepankan bahwa negara ini memerlukan masukan dari setiap insan termasuk dari ISEI,” jelas Anggito Abimanyu pada paparan virtualnya, 27 Agustus 2021.
Adapun pencapaian ISEI selama 3 tahun terakhir adalah sebagai berikut:
1. AD/ART yang baru yg lebih terstruktur, terpadu, dan forward looking; yang mengakomodir tantangan ke depan, penguatan peran ISEl, pusat dan daerah.
2. Kartu Anggota Virtual yang diluncurkan di awal 2021. Saat ini tercatat 32 cabang telah aktif terdaftar dengan jumlah anggota sebanyak 1609 anggota.
3. Buku Kajian Kebijakan Publik (KKP), sebagai outlet publikasi baru ISEl untuk sumbangsih pemikiran ISEI kepada Pemerintah.
4. Kajian Terapan potensi ekonomi daerah di tengah pandemi oleh ISEI Cabang sebagai wujud kontribusi pemikiran ISEl dalam perspèktif regional & inklusif.
5. Jurnal Ekonomi Indonesia (JEl) saat ini terbit secara reguler (3 issue per tahun) dan rencananya akan terakreditasi SINTA tahun ini.
6. Kerja sama dengan lembaga prominent terus dilakukan, antara lain seperti
ADB, IDB, IMF, WB, OECD, dan FAEA dalam bentuk kolaborasi kegiatan seminar/workshop
7. LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Biasnis, &
Akuntasni) berdiri dan sudah efektif beroperasi.
8. Workshop pengembangan kompetensi yang terus dilakukan.
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More