Pertahanan alutsista Indonesia/istimewa
Jakarta – Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017, Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp104.428,0 triliun. Anggaran tersebut akan digunakan untuk program modernisasi Alutsista dan Non-Alutsista/Sarana dan Prasarana Matra Darat.
Adapun indikator kinerjanya antara lain, panser pengganti sarasen dan saladin sebanyak 24 unit, meriam armed (M-109) sebanyak 20 unit, serta pembangunan kesatrian di Kepulauan Natuna sebanyak 1 den Arhanud dan 1 batrai Armed.
Sementara, untuk program dukungan kesiapan Matra Laut mempunyai indikator kinerja antara lain, Harwat (pemeliharaan dan perawatan) senlek KRI sebanyak 94 unit, Harwat ranpur marinir sebanyak 378 unit, dan Harwat kapal pemukul sebanyak 45 unit.
Selanjutnya, program dukungan kesiapan matra udara mempunyai indikator kinerja antara lain Harwat pesawat latih sebanyak 4 jenis, Harwat radar sebanyak 20 unit, dan Harwat pesawat tempur sebanyak 6 jenis.(*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More