Kasus Jiwasraya diduga berpotensi gagal bayar hingga Rp 13,7 triliun. Kementrian BUMN selaku pemegang saham dituntut untuk bertanggung jawab. Untuk menyelamatkan Jiwasraya diperlukan suntikan dana hingga Rp32 triliun. Di satu sisi, dana APBN sendiri tengah defisit sehingga skenario ini tidak mungkin dilakukan. Mungkinkah Jiwasraya diselamatkan? Akankah pemegang polis mendapatkan uangnya kembali?
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More
Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More
Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More
Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More