Kasus Jiwasraya diduga berpotensi gagal bayar hingga Rp 13,7 triliun. Kementrian BUMN selaku pemegang saham dituntut untuk bertanggung jawab. Untuk menyelamatkan Jiwasraya diperlukan suntikan dana hingga Rp32 triliun. Di satu sisi, dana APBN sendiri tengah defisit sehingga skenario ini tidak mungkin dilakukan. Mungkinkah Jiwasraya diselamatkan? Akankah pemegang polis mendapatkan uangnya kembali?
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More