News Update

Ini Komitmen BCA Edukasi Literasi Keuangan Untuk Generasi Muda

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA), dengan dukungan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk fokus memberikan edukasi literasi keuangan bagi generasi muda. Kali ini komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Webinar Literasi Keuangan bertajuk “Berani Mimpi, Mulai Aksi” yang merupakan bagian dari peringatan Hari Literasi Keuangan Nasional yang jatuh pada tanggal 19 November.

Webinar Literasi Keuangan yang dilakukan secara virtual melalui channel Youtube Solusi BCA ini diadakan pada 29 November 2020. Acara yang dibuka oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja serta Dewan Komisioner OJK Tirta Segara ini dihadiri oleh Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, Managing Director Shinta VR Andes Rizky, dan para narasumber, yakni Asistant Vice President Marketing Communication BCA Bunga Noladika dan Finance Enthusiast Kadek Arini. Webinar ini pun diikuti oleh lebih dari 1000 peserta dari berbagai sekolah, universitas, dan berbagai latar belakang profesi.

Indeks literasi keuangan di Indonesia pada tahun 2019 yang baru sekitar 38,03% turut menjadi landasan dibuatnya webinar ini. Angka tersebut terbilang cukup rendah, meskipun saat ini telah terdapat medium digital untuk melakukan edukasi keuangan.

“Pengelolaan keuangan bagi generasi muda saat ini masih kurang berimbang dengan pola hidup konsumtif yang mereka lakukan. BCA sadar akan hal tersebut sehingga menginisiasi edukasi keuangan melalui online webinar. Sudah menjadi komitmen dari BCA dalam memberikan pendampingan pengelolaan keuangan bagi masyarakat serta menghadirkan solusi keuangan yang tepat. Lebih lagi, pandemi Covid-19 yang masih terjadi saat ini membuat menabung menjadi bagian yang penting dan esensial untuk dilakukan sejak dini guna memperoleh kebebasan finansial yang tentunya menjadi impian banyak orang,” ujar Jahja.

Lebih lanjut, Inge menambahkan bahwa kemudahan mengakses digital saat ini adalah peluang bagi generasi muda untuk memenuhi kebutuhan informasi terkait pengelolaan keuangan. “BCA yakin dengan kehadiran akses digital yang semakin mudah saat ini dapat menjadi peluang bagi generasi muda untuk memenuhi kebutuhan informasi akan pengelolaan keuangan mendasar sampai dengan tips disiplin menabung bahkan investasi,” ucap Inge.

Webinar Literasi Keuangan dari BCA dikemas secara menarik dan modern sesuai dengan target dari kegiatan ini, yaitu generasi muda. Kegiatan ini terbagi dalam tiga sesi talkshow yang setiap sesinya memiliki pembahasan edukatif mengenai literasi keuangan. Sejumlah topik yang dibahas oleh BCA bersama dengan Kadek Arini antara lain mengenai pengelolaan keuangan selama pandemi, cara membagi pos keuangan, tips membedakan keinginan dan kebutuhan, serta tak lupa memberikan solusi keuangan melalui produk BCA.

“Kegiatan webinar ini menjadi sebuah kebanggaan bagi BCA karena dapat turut mendukung peningkatkan edukasi literasi keuangan di Indonesia yang sejalan dengan program OJK. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan wawasan keuangan yang lebih luas bagi peserta khususnya dalam menabung. Kehadiran produk-produk tabungan yang beragam dari BCA seperti SIMPEL dan LAKU juga dapat menjadi solusi menabung di tengah pandemi dengan program #BankingFromHome,” pungkas Jahja. (*) Steven Widjaja

Suheriadi

Recent Posts

OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting OJK menyatakan akan mengikuti dan mendukung keputusan akhir Kementerian Keuangan terkait rencana pengambilalihan… Read More

12 mins ago

Asing Net Sell Rp1,77 Triliun, Saham BMRI, BBRI, dan ANTM Paling Banyak Dilego

Poin Penting Net foreign sell tembus Rp1,77 triliun, didominasi sektor keuangan (perbankan besar) dan energi,… Read More

36 mins ago

Trump Umumkan Gencatan Senjata 2 Pekan dengan Iran, Ini Syaratnya

Poin Penting: Presiden AS Donald Trump menetapkan gencatan senjata dua pekan sebagai hasil komunikasi dengan… Read More

42 mins ago

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

55 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

1 hour ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

1 hour ago