News Update

Ini Klarifikasi Northcliff, Terkait Tudingan Nasabahnya

Jakarta – PT Northcliff Indonesia mengaku akan menyambangi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjelaskan dugaan yang menyebutkan bahwa perseroan enggan mengembalikan modal dan imbal hasil investasi dana nasabahnya.

Direktur Utama Northcliff Indonesia, Erry Sulistio mengaku, sejauh ini belum ada panggilan dari OJK terkait pengembalian dana investasi nasabah.

“Kami yang akan mendatangi OJK. Waktunya sedang kami atur,” tegas Erry di Jakarta, Kamis, 25 Juli 2019.

Lebih lanjut Erry menegaskan, perseroan sedang menyelesaikan proses pengembalian dana investasi nasabah.

“Jadi bukan tidak terselesaikan. Sedang proses untuk penyelesaian. Memang kalau kami mau naik kelas, pasti saja ada masalah,” tuturnya.

Menurut  dia, besaran dana investasi maupun imbal hasilnya juga sedang dalam proses kalkulasi di bagian keuangan perusahaan. “Angkanya lagi kami verifikasi di bagian finance,” imbuh Erry.

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas Waspada Investasi kabarnya akan memanggil manajemen Northcliff Indonesia terkait kegiatan operasional perseroan. “Mereka belum melapor kepada kami. Tetapi, kami akan memanggil perusahaan tersebut pada pekan ini untuk menjelaskan kegiatannya,” kata Tongam di Jakarta, kemarin. (*)

Apriyani

Recent Posts

WFH Tiap Jumat, Ini Cara Menhub agar Layanan Transportasi Tetap Normal

Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More

45 mins ago

Marak Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More

1 hour ago

Tak Ada Visa Haji Furoda 2026, Jalur Resmi Hanya 2 Ini

Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More

1 hour ago

BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management

Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More

2 hours ago

Airlangga Respons Santai Proyeksi Bank Dunia: Masih di Atas Rerata Global

Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More

2 hours ago

BEKS Pasang Target Agresif di 2026, Incar Kenaikan Aset dan Laba Double Digit hingga Tekan NPL

Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More

2 hours ago