Jakarta–Era digitalisasi perbankan sudah dimulai. Pembenahan sistem teknologi informasi (TI) menjadi harga mati bagi industri bank tanah air. Jika tidak, keterpurukan tidak bisa dihindari dalam menghadapi persaingan perbankan.
Bahkan Wakil Presiden RI,Jusuf Kalla (JK) mengatakan, kategori bank baik saat ini sudah mengalami pergeseran. Jika dulu bank yang dikenal sebagai bank yang baik adalah yang memiliki fasilitas fisik bagus, seperti lantainya marmer, ber-AC, sekarang bank yang baik adalah yang memiliki teknologi bagus.
“Bank yang baik adalah bank yang memiliki teknologi yang baik,” kata JK di Jakarta, tadi malam, 13 Januari 2017.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, hal itu dikarenakan pola transaksi dan juga kebutuhan masyarakat mengalami pergeseran. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More