Jakarta–Era digitalisasi perbankan sudah dimulai. Pembenahan sistem teknologi informasi (TI) menjadi harga mati bagi industri bank tanah air. Jika tidak, keterpurukan tidak bisa dihindari dalam menghadapi persaingan perbankan.
Bahkan Wakil Presiden RI,Jusuf Kalla (JK) mengatakan, kategori bank baik saat ini sudah mengalami pergeseran. Jika dulu bank yang dikenal sebagai bank yang baik adalah yang memiliki fasilitas fisik bagus, seperti lantainya marmer, ber-AC, sekarang bank yang baik adalah yang memiliki teknologi bagus.
“Bank yang baik adalah bank yang memiliki teknologi yang baik,” kata JK di Jakarta, tadi malam, 13 Januari 2017.
Lebih lanjut, dirinya mengatakan, hal itu dikarenakan pola transaksi dan juga kebutuhan masyarakat mengalami pergeseran. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More