Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan untuk mengangkat Hexana Tri Sasongko sebagai Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menggantikan Asmawi Syam. Padahal, Asmawi baru saja diangkat pada Mei 2018 lalu.
Asmawi yang baru menjabat sekitar 6 (enam) bulan sebagai Direktur Utama di Jiwasraya ini meyakini, Hexana adalah sosok yang tepat untuk memimpin Jiwasraya menuju bisnis yang modern dan melanjutkan program-program yang sudah dijalankan sebelumnya.
“Saya percaya bahwa regenerasi ini akan berjalan dengan baik. Sebab, selama ini kami memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan daya saing Jiwasraya di masa depan,” ujar Asmawi dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 5 November 2018.
Pergantian pucuk pimpinan ini dilakukan dalam rangka Jiwasraya menuju pengembangan bisnis baru yang berbasis Information Technology (IT), termasuk juga sebagai penguatan investasi perusahaan dan sekaligus melakukan regenerasi untuk menciptakan kepemimpinan yang berkelanjutan di Jiwasraya.
Pengangkatan Hexana sebagai Direktur Utama di Jiwasraya ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor 286/MBU/11/2018. Penyerahan SK pengangkatan Hexana Tri Sasongko dilakukan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra Samal di Kementerian BUMN.
Dengan jabatan yang baru ini, Hexana mengaku akan menerapkan manajemen risiko secara disiplin dalam pengelolaan investasi keuangan, dan juga meningkatkan kerja sama penyediaan layanan kebutuhan asuransi jiwa bagi BUMN. Selain itu, dirinya juga akan melanjutkan program-program yang sudah dijalankan oleh Asmawi.
“Kami akan melanjutkan dan terus mengembangkan program-program yang sudah dirintis bersama Bapak Asmawi demi Jiwasraya yang lebih baik dan modern,” ucap Hexana. (*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More