Ilustrasi bank (foto: ist)
Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) 1, yakni bank dengan modal inti Rp3 triliun-Rp6 triliun, untuk naik kelas atau melakukan konsolidasi.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur industri perbankan nasional sekaligus meningkatkan ketahanan sistem keuangan.
Analis Panin Sekuritas menilai, rencana OJK menghapus kategori KBMI 1 merupakan langkah strategis untuk mendorong konsolidasi dan memperkuat fondasi industri perbankan nasional.
Menurutnya, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, daya saing, serta memperluas kapasitas pembiayaan, terutama bagi bank-bank kecil yang selama ini memiliki keterbatasan modal.
Baca juga: OJK Berencana Hapus KBMI I, Bank Kecil Didorong Merger dan Tambah Modal
Selain itu, konsolidasi juga menjadi langkah adaptif menghadapi percepatan digitalisasi dan potensi risiko sistemik di sektor keuangan.
“Kami melihat, ke depan game-nya untuk perbankan kecil di KBMI 1 itu lebih ke merger dan akuisisi sehingga berpotensi menjadi peluang bagi emiten bank kecil di bursa yang dinilai menarik untuk diakuisisi, mengingat potensi premium harga dan sinergi bisnis pascamerger atau akuisisi,” tulisnya dalam Panin News dikutip Selasa, 11 November 2025.
Baca juga: Efek Panas Konsolidasi Bank KBMI 1, Tapi OJK Jangan Main Paksa, Ya!
Namun demikian, analis menilai bahwa proses merger atau peningkatan modal memerlukan waktu dan koordinasi yang matang. Karena itu, dukungan kebijakan serta insentif yang tepat dari otoritas menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.
Adapun sejumlah bank KBMI 1 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara lain:
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More