Perbankan

Ini Kata Analis soal Kebijakan OJK Dorong Konsolidasi Bank KBMI 1

Poin Penting

  • OJK mendorong bank-bank KBMI 1 dengan modal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun untuk naik kelas atau melakukan konsolidasi guna memperkuat industri perbankan nasional.
  • Analis Panin Sekuritas menilai kebijakan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, dan kapasitas pembiayaan bank kecil.
  • Konsolidasi dipandang sebagai peluang merger dan akuisisi bagi bank kecil di bursa, dengan dukungan kebijakan dan insentif menjadi faktor kunci keberhasilannya.

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau Kelompok Bank Bermodal Inti (KBMI) 1, yakni bank dengan modal inti Rp3 triliun-Rp6 triliun, untuk naik kelas atau melakukan konsolidasi.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur industri perbankan nasional sekaligus meningkatkan ketahanan sistem keuangan.

Analis Panin Sekuritas menilai, rencana OJK menghapus kategori KBMI 1 merupakan langkah strategis untuk mendorong konsolidasi dan memperkuat fondasi industri perbankan nasional.

Menurutnya, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, daya saing, serta memperluas kapasitas pembiayaan, terutama bagi bank-bank kecil yang selama ini memiliki keterbatasan modal.

Baca juga: OJK Berencana Hapus KBMI I, Bank Kecil Didorong Merger dan Tambah Modal

Selain itu, konsolidasi juga menjadi langkah adaptif menghadapi percepatan digitalisasi dan potensi risiko sistemik di sektor keuangan.

“Kami melihat, ke depan game-nya untuk perbankan kecil di KBMI 1 itu lebih ke merger dan akuisisi sehingga berpotensi menjadi peluang bagi emiten bank kecil di bursa yang dinilai menarik untuk diakuisisi, mengingat potensi premium harga dan sinergi bisnis pascamerger atau akuisisi,” tulisnya dalam Panin News dikutip Selasa, 11 November 2025.

Baca juga: Efek Panas Konsolidasi Bank KBMI 1, Tapi OJK Jangan Main Paksa, Ya!

Namun demikian, analis menilai bahwa proses merger atau peningkatan modal memerlukan waktu dan koordinasi yang matang. Karena itu, dukungan kebijakan serta insentif yang tepat dari otoritas menjadi kunci keberhasilan transformasi ini.

Daftar Bank KBMI 1 di BEI

Adapun sejumlah bank KBMI 1 yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) antara lain:

  • PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC)
  • PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA)
  • PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC)
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)
  • PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS)
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK)
  • PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI)
  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
  • PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU)
  • PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR)
  • PT Bank Victoria International Tbk (BVIC). (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago