Menkeu; Tutupi kebutuhan belanja negara. (Foto: Dok. Infobank)
Dalam jangka pendek, Menteri Keuangan meminta Pemerintah-Pemerintah Daerah untuk segera mempercepat penyerapan anggaran. Ria Martati
Balikpapan–Pertumbuhan ekonomi Kalimantan yang lebih lambat dibanding kawasan lainnya, disebabkan karena melemahnya harga komoditas. Ke depan, harga komoditas diperkirakan belum akan membaik seiring dengan pelambatan permintaan terutama dari China sebagai negara utama tujuan ekspor komoditas andalan Kalimantan.
Oleh karena itu, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mendorong Pemerintah daerah untuk segera membelanjakan anggarannya.
“Jangka pendek yang harus dilakukan Pemerintah Daerah adalah menahan pelambatan dengan penggunaan anggaran,” kata dia di Balikpapan, Selasa, 11 Agustus 2015.
Saat ini menurutnya masih ada Rp273 triliun uang Pemda yang masih menganggur di bank daerah. Oleh karena itu ia mendorong pemda untuk segera mengalokasikan belanja untuk dua hal. Pertama adalah untuk stimulus, dengan memperkuat belanja modal khususnya untuk infrastruktur. Kedua adalah untuk operasi pasar
“Alokasi untuk operasi pasar, tidak hanya tanggungjawab Bulog, ini untuk mengurangi laju inflasi. Dengan penggunaan anggara itu akan signifikan untuk mendorong pertumbuhan dan menekan inflasi daerah,” tandasnya. (*)
@ria_martati
Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More
Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More
Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More
Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS naik pada Jumat, 27 Februari 2026, dibandingkan… Read More
Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More