Perbankan

Ini Jurus KBFG Untuk Dorong KB Bukopin Berlari Cepat

Seoul – KB Financial Group (KBFG) menempatkan KB Bukopin sebagai prioritas penting untuk dijadikan platform seluruh layanan keuangan di Indonesia. Bahkan, KBFG yang menjadi pemain nomor satu di industri keuangan di Korea Selatan dan sudah lmerambah di 14 negara, ingin mengerek posisi KB Bukopin ke jajaran Top 10 bahkan Top 5 di industri perbankan Indonesia.

Menurut Cho Nam Hon, Senior Managing Director Head Of Global Business Group KBFG, KB Bukopin harus berhasil melewati sejumlah fase untuk menjadi bank yang sehat, tumbuh, dan valuable. “IT system merupakan kunci sukses di perbankan dan itu akan menjadi fokus kami selain assets quality,” ujar Cho menjawab pertanyaan infobanknews di Seoul, 16 Januari 2023.

Pada 2023, KB Bukopin ditargetkan membersihkan aset bermasalah peninggalan masa lalu. “Tahun 2023 clean up asset, new generation banking system untuk memperkuat operation system, good company culture, risk management, dan management capabiilty ternasuk increasing skill of talent,” kata Cho.

Lalu, untuk berhasil masuk ke jajaran 10 besar atau 5 besar bank di Indonesia, KBFG berencana melakukan akuisisi terhadap bank lain untuk dimasukkan ke dalam KB Bukopin? “Kami fokus KB Bukopin memiliki capability mnagement dan punya competitive advantage, baru kami pikirkan untuk Bukopin melakukan inorganic, soal akuisisi mungkin one day bisa dilakukan,” pungkas Cho. (*) KM

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

3 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

4 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

4 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

4 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

5 hours ago