Nasional

Ini Harta Kekayaan Erick Thohir, Pengusaha Sukses yang Kembali Menjadi Menteri BUMN Pilihan Prabowo

Jakarta – Nama Erick Thohir kembali dipercaya menduduki posisi menteri di kabinet Prabowo-Gibran. Erick yang juga Ketua Umum PSSI itu kembali mengisi pos menteri BUMN yang periode sebelumnya memang posisi tersebut.

Menariknya, sebelum berkecimpung di pemerintahan, Erick dikenal sebagai pengusaha sukses. Berbagai sektor industri telah digelutinya.

Jadi, jangan heran apabila kekayaan Erick berdasarkan laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tercatat Rp2,31 triliun pada 31 Maret 2021. 

Baca juga : Ada Tiga Nama Beredar yang Akan Duduk Jadi Wamen BUMN, Siapa Saja?

Erick juga melaporkan hartanya itu pada 31 Maret 2022 dalam jabatannya sebagai Menteri BUMN.

Teranyar, Erick kembali melaporkan harta kekayaan pada 27 Maret 2024 dengan total nominal mencapai Rp2.313.421.974.354 atau Rp2,31 triliun.

Terinci, ia memiliki tanah dan bangunan Rp419.672.160.071 atau Rp419 miliar. Tersebar di pelbagai wilayah seperti Depok, Bekasi, Pasuruan, Bogor, Manggarai Barat.

Baca juga : Daftar Lengkap Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo

Lalu, ada juga alat transportasi dan mesin senilai Rp4.969.000.000 atau Rp4,9 miliar meliputi 1 unit Mercedes Bens Rp110.000.000, 1unit Mobil Hyundai IONIQ 5 EV Rp 862.500.000, 1 unit Hyundai Genesis Rp3.990.000.000.

Juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp28.577.250.000, surat berharga Rp 1.722.549.424.100, Kas dan setara kas Rp192.352.110.954, harta lainnya Rp 149.064.113.376 dan juga hutang sebesar Rp203.762.084.147. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Tertarik Trading Menggunakan Leverage? Simak Strateginya Biar Nggak Boncos

Poin Penting Fitur leverage memungkinkan transaksi lebih besar dari modal, tetapi juga memperbesar potensi kerugian… Read More

4 hours ago

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

14 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

20 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

22 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

1 day ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

1 day ago