“Baik membangun kelembagaannya ataupun menjalankan fungsi pengawasan sektor keuangan Indonesia secara lebih terintegrasi. Sehingga smuanya nanti membuat pertumbuhan ekonomi menjadi lebih kuat lebih inklusif dan lebih berkesinambungan, karena dengan sektor keuangan yang sehat akan membuat perekomian kita jadi lebih baik,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Halim Alamsyah berharap yang terbaik bagi OJK. Sebagai anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Kementerian Keuangan, BI, LPS dan OJK diharapkan sama-sama menjalankan koordinasi yang lebih baik.
Baca juga: Posisi Deputi di OJK Gemuk, Wimboh Pastikan Efisiensi SDM
“Pertama koordinasi antara anggota KSSK menjadi lebih baik, bahkan lebih baik dari sebelumnya. Kedua kami berharap, koordinasi bagi LPS dalam pengelolaan masalah di perbankan menjadi lebih baik,” papar mantan Deputi Gubernur BI dan Anggota ex-officio DK OJK itu.
Saat ini DK OJK dipimpin oleh Wimboh Aantoso selaku Ketua merangkap anggota. Dirinya didampingi oleh enam orang anggota DK OJK lainyya yaitu, Riswinandi, Heru Kristiyana, Nurhaida, Hoesen, Ahmad Hidayat, dan Tirta Segara. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More