Mandiri Siap Terbitkan Obligasi Sebesar Rp3 Triliun
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) menyepakati perubahan susunan pengurus perseroan. Empat Direksi Mandiri yang baru tersebut ternyata bukan orang baru di dunia perbankan. Bahkan beberapa diantaranya orang lama di Mandiri. Sebut saja Panji Irawan yang diangkat sebagai Direktur Keuangan.
Lelaki jebolan Ekonomi Pertanian & Sumberdaya, Institut Pertanian Bogor ini pernah menjabat sebagai Group Head Treasury PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2011, dan terakhir Direktur Tresuri & Internasional PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016).
Sementara Donsuwan Simatupang lelaki kelahiran Medan 27 Januari 1961 pernah menjabat sebagai Director of Commercial Business, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada 2015 dan Director of Risk Management, serta Director of Micro, Small & Medium Business, di 2017.
Baca juga: Ini Sosok Sandra, Direktur Baru Mandiri
Ia pernah mengenyam pendidikan Sarjana Ekonomi Perusahaan, Universitas Parahyangan dan S2 MBA, Investment Banking, Virginia Polytechnic Institute, USA.
Sedangkan Alexandra Askandar, wanita kelahiran Medan 9 Januari 1972 itu pernah menjabat sebagai Group Head Corporate Banking pada 2015 di Mandiri dan SEVP Corporate Banking pada tahu 2016.
Alexandra Pernah mengenyam pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Indonesia dan S2, MBA-International Management, Boston University, Massachusetts, USA.
Yang terakhir Agus Dwi Handaya, Lelaki jebolan Universitas Sumatera Utara itu pernah menjabat sebagai Direktur Bank Syariah Mandiri pada 2014-2016, Head Of Office Of The Ceo Bank Mandiri 2016-2017 dan SEVP Corporate Transformation & Finance di 2017. (*)
Poin Penting Piutang multifinance mencapai Rp506,82 triliun per November 2025, tumbuh 1,09% YoY, didorong pembiayaan… Read More
Poin Penting OJK memblokir 31.382 rekening judi online, meningkat dari sebelumnya 30.392 rekening, sebagai bagian… Read More
Poin Penting OJK menilai pasar modal 2025 solid, dengan IHSG naik 22,13% ytd, mencetak 24… Read More
Poin Penting Total pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp94,85 triliun per November 2025, tumbuh 25,45 persen… Read More
Poin Penting Kredit perbankan tumbuh menguat 7,74 persen yoy pada November 2025 menjadi Rp8.315 triliun… Read More
Poin Penting OJK menilai stabilitas sistem keuangan Indonesia tetap terjaga, meski dinamika geopolitik dan perekonomian… Read More